Pakistan Mulai Siapkan Perekaman Data Biometrik Jamaah Haji
Ahad , 24 Jun 2018, 14:09 WIB

Daily Pakistan
Jamaah haji Pakistan.

IHRAM.CO.ID, ISLAMABAD -- Departemen Agama (Depag) Pakistan menegaskan bahwa Pemerintah Arab Saudi telah mewajibkan verifikasi biometrik bagi para seluruh Jamaah Haji. Dalam sebuah pernyataan, dilansir Associated Press of Pakistan (APP), Sabtu (23/6), Depag menjelaskan bahwa Jamaah Haji tidak akan dapat pergi ke Arab Saudi tanpa verifikasi biometrik.

Meski demikian, tetap ada pengecualian bagi kelompok tertentu. Anak-anak di bawah usia enam tahun dan lebih tua dari 80 tahun tidak perlu melakukan perekaman. Depag mengatakan verifikasi ini belum dimulai namun akan dilakukan oleh perusahaan yang ditunjuk pemerintah.

Fasilitas perekaman data seperti sidik jari akan diberikan secara gratis kepada semua Jamaah Haji. Departemen Agama telah mengeluarkan jadwal direktif dan biometrik untuk para peziarah haji. Mereka juga mengeluarkan instruksi agar verifikasi sidik jari biometrik sesuai dengan jadwal masing-masing calon jamaah.

Informasi jadwal dibagikan melalui Mobile Messenger, Situs Web dan nomor hotline khusus Haji dengan Jamaah Haji. Untuk perekaman data biometrik, calon peziarah haji diminta untuk membawa KTP asli, faktur bank dan fotokopi paspor. 

Berita Terkait

Kebijakan verfikasi data biometrik ini mulai diberlakukan serempak pada seluruh negara pada tahun ini. Percobaan telah dilakukan sejak tahun lalu pada negara tertentu, seperti Malaysia. 

Tujuan utama kebijakan tersebut adalah demi mengurangi kepadatan jamaah saat datang maupun pulang dari bandara Saudi. Waktu di proses imigrasi akan berlangsung cepat dengan pencocokan data biometrik ini.

Redaktur : Friska Yolanda
Reporter : Lida Puspaningtyas
BERITA TERKAIT