Vaksin untuk Jamaah Haji India Terhambat
Kamis , 21 Juni 2018, 08:52 WIB

pixabay
Vaksin

IHRAM.CO.ID, NEW DELHI -- Kementerian Kesehatan India menyampaikan vaksinasi untuk jamaah haji terhambat karena pasokan vaksin belum mumpuni. Sebagian besar jamaah mengeluhkan keterlambatan vaksinasi ini pada Kepala Medis Vineet Shukla pada Rabu (20/6).

Jamaah India wajib memenuhi vaksinasi meningitis, flu babi dan polio setidaknya 10 hari sebelum mereka mencapai Arab Saudi. Keberangkatan pertama jamaah dimulai pertengahan bulan Juli.

Para pejabat mengatakan bahwa para peziarah harus menunjukkan sertifikat kesehatan pada saat mereka tiba di bandara Jeddah. Namun sertifikat tersebut baru bisa dikeluarkan otoritas India jika semua vaksinasi telah dipenuhi.

Dilansir Times of India, keterlambatan ini hampir terjadi di semua wilayah. Di Bareilly, sekitar 1.300 orang akan pergi untuk haji tahun ini dengan penerbangan pertama bagi para peziarah yang berangkat pada 14 Juli.

Presiden Haj Sewa Samiti, organisasi sosial berbasis Bareilly, Attaur Rahman mengatakan pemerintah belum membuat pengaturan untuk vaksinasi peziarah. Meski demikian mereka telah meminta mempercepat proses sehingga para peziarah tidak menghadapi kesulitan selama perjalanan mereka.

Penyelenggara organisasi, Pammi Warsi mengatakan penundaan dari Komite Haji Pusat membuat vaksin belum tersedia untuk rumah sakit di Uttar Pradesh. Seorang calon jamaah, Nazmul SI Khan mengaku khawatir tidak bisa berangkat karena masalah vaksin.

"Kami khawatir karena kami tidak tahu kapan vaksin akan tiba dan kapan peziarah akan diberikan sertifikat kesehatan," katanya.

Calon jamaah haji lain, Imam Baksh juga menyampaikan keterlambatan vaksin menghambat proses lainnya seperti manasik di kamp pelatihan. Menurut CMO, vaksin juga belum diterima dari Lucknow. 

"Saya telah berbicara dengan pejabat di departemen kesehatan dan mereka meyakinkan bahwa vaksin akan segera diberikan. Begitu kami menerima vaksin, kami akan langsung menggelar kamp-kamp kesehatan," katanya.

Redaktur : Friska Yolanda
Reporter : Lida Puspaningtyas