Menara Masjid Nabawi Menjadi Atraksi Arsitektur
Senin , 11 Juni 2018, 05:05 WIB

Saudigazette
Gambar menara Masjud Nabawi.

IHRAM.CO.ID, MADINAH -- Para peziarah berkunjung ke Madinah terpikat oleh pandangan sepuluh menara Masjid Nabawi yang selama banyak dianggap sebagai landmark arsitektur Islam. Mereka juga akan menjadikan ketinggian menara ini sebagai alat pandu menuju masjid itu karena menara itu dilihat dari berbagai sudut.

Dalam sejarahnya, menara-menara ini adalah jalan sarana untuk menggaungkan suara adzan, Dahulu, panggilan shalat ini diawali dilakukan oleh Bilal Bin Rabah sebagai muazin pertama pada zaman Nabi (saw).

Masjid Nabi (Nabawai) kini telah mengalami banyak perkembangan. Pada masa dinasti pemerintahan Ibnu Saudi atau negera Arab Saudi telah dulakukan perbaikan besar di berbagai tingkat untuk mengakomodasi lebih banyak jamaah yang jumlahnya meningkat setiap tahun.

Seperti dilansir Saudigazette, almarhum Raja Abdul Aziz membuat perbaikan pertama pada 1370 dan 1375 H. Pembangunan Masjjid Nabawi dilakukan dengan menjaga mempertahankan menara di sudut selatan masjid dan menghancurkan tiga menara lainnya untuk membangun dua menara baru di sudut utara. Masing-masing menara setinggi 70 meter.

Setiap menara masjid terdiri dari empat lantai, yang pertama adalah dalam bentuk persegi dan berjalan sampai ke atap dan berakhir dengan balkon dalam bentuk persegi. Yang kedua dirancang dalam bentuk segi delapan dan dinding dibangun tinggi ke langit-langit berakhir dengan segitiga dan dilampirkan oleh balkon juga.

Yang ketiga dirancang dengan cara yang dengan membuat balkon berbentuk lingkaran di bagian atas. Sedangkan yang keempat adaah menara dirancang dalam bentuk lingkaran yang membawa pilar-pilar yang dihiasi oleh segitiga di ujung atas dan di atasnya dibangun sebuah balkon.

Perluasan Masjid Nabawi berlanjut selama 1406 hingga 1414 H. Enam menara kala itu ditambahkan dengan ketinggian 104 meter yang memuat jumlah menara menjadi 10 buah. Menara baru dirancang keberadaanya selaras dengan yang ada dari karya ekspansi pertama. Empat dari menara ini berada di sisi utara; yang kelima di sisi timur selatan perluasan masjid dan keenam terletak di sudut barat daya masjid.

Masjid Nabi terus mengalami lebih banyak ekspansi terutama pada 1434 AH. Pada masa itu masjid mengalami ekspansi besar untuk meningkatkan kapasitasnya agar bisa menampung dua juta jamaah. Perluasan masjid Nabawi ini dianggap terbesar dalam sejarah masjid itu.

Penguasa Arab Saudi sekarang, Raja Salman melanjutkan proses pemberian pelayanan dua masjid Nabawi. Dia menekankan kesungguhannya untuk menindaklanjuti pekerjaan pada proyek perluasan utama Masjid Nabawi serta proyek terkait launnya, yang bertujuan untuk melayani Islam dan Muslim dari seluruh dunia.

Redaktur : Muhammad Subarkah
Sumber : saudi gazette