Transportasi Umum Makkah Angkut Sejuta Peziarah per Hari
Senin , 28 Mei 2018, 05:01 WIB

saudigazette
Bus angkutan umum yang terparkir di pinggiran kota Makka. Mereka akan mengangkut peziarah setelah mobil pribadi tak boleh memasuki kota Makkah. Sarana ini dimulai pada Ramadhan 2018.

IHRAM.CO.ID, JEDDAH -- Peziarah dan pengunjung yang tiba di Makkah dari berbagai bagian wilayah Kerajaan Arab Saudi kini difasilitasi dengan tempat parkir yang memadai. Lokasinya berada di pinggiran kota suci. Dari sana disediakan fasilitas transportasi umum untuk mencapai Masjidil Haram.

Peziarah kini tidak lagi diizinkan untuk membawa mobil pribadi mereka di dalam kota. Pasukan keamanan akan mengatur masuknya kendaraan untuk menghindari kemacetan di daerah pusat kota dan memastikan kelancaran gerakan peziarah di sekitar Masjidil Haram. Pasukan keamanan secara ketat memantau dan mengendalikan pergerakan kendaraan dengan teknologi canggih sejak awal Ramadhan ini.

Seperti dilansir saudigazette, tempat parkir eksklusif dialokasikan di berbagai titik masuk Makkah. Misalnya, bila berada di lokasi parkir itu kemudian mana para peziarah diarahkan ke sekelompok stasiun transportasi umum.

Sistem transportasi umum pun kini telah dioperasikan. Berbagai jaringan transportasi besar-besaran disediakan untuk mengangkut para peziarah dari kelompok lokasi parkir ke Masjidil Haram.

Diperkirakan, rata-rata 1 juta peziarah dan pengunjung pulang-pergi melalui fasilitas transportasi umum. Data ini diapat menurut angka terbaru yang disediakan oleh pihak Imarah Makkah.

"Lebih dari 4.439.000 peziarah dan pengunjung diangkut ke dan dari Haram dalam lima hari pertama Ramadan," kata pernyataan yang dirilis oleh pihak kerajaan.

Pengendara yang tiba dari arah Jeddah sedang dialihkan ke tempat parkir haji di sepanjang Jeddah Expressway. Kepada mereka yang tiba dari Riyadh dan Dammam dijadwalkan untuk memarkir mobil mereka di sepanjang jalan raya Hada dan Sharaya. Sementara itu, area al-Laith Road disediakan untuk mereka yang datang dari daerah selatan kerajaan.

Ada total sembilan stasiun penjemputan dan jeda terintegrasi di bawah sistem transportasi umum untuk mengangkut pengunjung dan peziarah ke Masjidil Haram dan kembali. Semua bus transportasi umum dilengkapi dengan teknologi GPS terbaru dari Samsung untuk membantu memantau pergerakan mereka. Menurut General Transport Syndicate, kini juga tersedia 17 ribu bus ke layanan untuk selama musim Ramadhan.

Bus angkutan umum menurunkan semua peziarah yang datang di sekitar area Masjidil Haram. Pada rute kembalinya, bus membawa mereka ke persimpangan drop-off di Aziziyah dari tempat mereka harus naik bus ke area parkir mereka masing-masing.

Mobil yang diparkir di area yang tidak sah atau jalan utama sedang disita dan disimpan di empat lokasi berbeda di luar kota. Mereka yang kendaraannya ditarik dapat menanyakan keberadaan mereka dengan masuk ke http://mda-sa.com dan memasukkan nomor pelat mereka.

Kehadiran polisi yang berjumlah besar terus berjaga di semua area parkir. Mereka juga bersama petugas di kendaraan patroli membersihkan rel untuk pergerakan cepat bus. Tidak ada ruang untuk taksi pribadi ketika bus angkutan umum mengambil dan menurunkan penumpang dari menit ke menit.

Redaktur : Muhammad Subarkah
Sumber : saudigazette