Kemenkes Siapkan 1.500 Tenaga Kesehatan Haji
Kamis , 26 April 2018, 21:33 WIB

Republika/Prayogi
Menkes Nila F Moeloek

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mempersiapkan berbagai hal untuk kelancaran palaksanaan ibadah haji tahun ini. Kesiapan yang dilakukan meliputi rekrutmen tenaga kesehatan haji Indonesia (TKHI) sebanyak 1.500 orang, penyiapan klinik kesehatan haji, fasilitas, hingga penyiapan katering.

 

"Nantinya, TKHI akan bertugas untuk melayani calon jemaah haji Indonesia di 507 kloter. Tenaga kesehatan yang direkrut, lebih dari 70 persennya pernah menunaikan ibadah Haji," kata menteri kesehatan (Menkes) Nila F. Moeleok seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Kamis (26/4).

 

Dikatakan Nila, proporsi TKHI yang diperlukan sebagian besarnya laki-laki. Pertimbangannya, tenaga kesehatan laki-laki akan lebih dibutuhkan selain untuk memberikan pelayanan, juga membantu calon jamaah haji Indonesia yang sedang sakit.

 

Selain itu, dilakukan penyiapan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah dan Madinah dengan menambahkan beberapa alat kesehatan. Dilakukan pula penyiapan 29 ambulans sebagai sarana evakuasi.

 

Fasilitas lainnya berupa alat pelindung diri bagi calon jamaah haji, masker, kacamata hitam, payung, water spray, dan sandal ikut disiapkan. Tidak hanya itu, kebutuhan catering untuk tiga kali makan, buah, dan makanan ringan pun diutamakan, terutama bagi jemaah haji sakit yang dirawat di KKHI Makkah dan Madinah.

 

"Kesehatan jamaah haji Indonesia sangat penting untuk diperhatikan mengingat jutaan manusia dari berbagai negeri akan berkumpul dalam satu kegiatan ibadah haji," ujarnya.

 

 

Karena itu, kata dia, pemerintah Indonesia bersama-sama selain melakukan upaya kuratif, juga mengupayakan upaya promotif dan preventif pada setiap pelaksanaan ibadah haji. 

 

Redaktur : Agus Yulianto
Reporter : Rr Laeny Sulistyawati