Arab Saudi Maksimalkan Pelayanan Jamaah
Sabtu , 10 February 2018, 07:09 WIB

Reuters
Raja Salman

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Pelayan Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud terus meningkatkan upayanya untuk melayani jamaah haji, umrah, dan para peziarah ke Tanah Suci. Para jamaah akan dimudahkan dalam menjalankan rangkaian ibadah.

Peningkatan pelayanan tersebut disampaikan oleh sumber di Kementerian Informasi Arab Saudi menjawab pertanyaan Republika.  "Kerajaan Arab Saudi di bawah kepemimpinan Pelayan Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdul Aziz merasa sangat terhormat untuk menjalankan peran ini dengan menganggapnya sebagai kewajiban islam yang sangat dibanggakannya sepanjang masa," katanya, Sabtu (10/2).

Dia menyatakan, melayani jamaah haji merupakan suatu kehormatan yang tidak ada bandingannya. Disampaikannya juga bahwa pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi didasarkan kepada keyakinan akan pentingnya peran islami Arab Saudi untuk melayani para jamaah haji dan para pengunjung Dua Masjid Suci.

photo
Jamaah haji melakukan tawaf wada mengelilingi Kab'bah di Masjid Al Haram, Mekkah.

Arab Saudi, menurut dia, tidak mengharapkan apa-apa selain menggapai ridha Allah Yang Maha Agung dan Maha Tinggi. Para pejabat Saudi senantiasa menegaskan komitmen Kerajaan untuk terus memberikan kemudahan bagi para jamaah haji yang datang untuk melaksanakan ibadah di Masyair Muqaddasah (Arafah, Muzdalifah, Mina) dan berkunjung ke  Dua Masjid Suci dengan membangun berbagai proyek besar.

Pembangunan proyek besar dan baru tersebut dilaksanakan untuk memberikan kenyamanan dan ketenangan para jamaah dalam beribadah. "Sejak masa Raja Abdul Aziz dan para putranya yang menjadi raja setelahnya sampai pada masa Pelayan Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdul Aziz, Arab Saudi telah berjanji untuk menyediakan rasa nyaman dan pelayanan yang prima dengan mengerahkan seluruh fasilitas materi dan sumber daya manusia serta teknologi," ujar dia. Pengembangan dan perluasan Dua Masjid Suci dilaksanakan untuk memudahkan para jamaah.

Dikatakan Kementerian Informasi Arab Saudi, para pejabat resmi Arab Saudi telah menegaskan dalam banyak kesempatan bahwa pihaknya tidak akan menerima upaya apapun untuk mempolitisasi haji, atau sekedar berpikiran untuk menginternasionalisasi manajemen haji dan umrah. Upaya itu, dianggapnya sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Arab Saudi yang sama sekali tidak akan diterima dalam kondisi apapun. "Apalagi semua negara di dunia dan organisasi serta lembaga-lembaga internasional memuji upaya besar yang dilakukan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dalam rangka melayani jamaah haji," katanya.

Para pejabat Saudi juga senantiasa menegaskan komitmennya untuk menciptakan rasa aman dan tenteram bagi seluruh jamaah haji dan para peziarah serta mereka yang berkunjung ke Dua Masjid Suci. Arab Saudi telah dan masih serta akan tetap merupakan satu-satunya pihak yang berkepentingan dengan manajemen Dua Masjid Suci dan pengadaan proyek-proyek untuk perluasan dan pengembangan Tanah Suci selama bertahun-tahun.

"Sesungguhnya melayani jamaah haji merupakan program prioritas Pemerintah Kerajaan," katanya. Para pejabat Saudi menegaskan sangat terhormat untuk bisa memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah haji.

Redaktur : Agus Yulianto
Sumber : Kementerian Informasi Arab Saudi