Seluruh Jamaah Haji Indonesia Sudah Berada di Tanah Suci
Ahad , 27 Aug 2017, 10:38 WIB

Republika/Nashih Nashrullah
Kasi Siskohat Eko Dwi Irianto memantau pergerakan data jamaah di Siskohat

IHRAM.CO.ID, MAKKAH-Tiga hari jelang pemberangkatan jamaah haji Indonesia ke Padang Arafah, pada Rabu (27/8), keseluruhan jamaah haji Indonesia yang berjumlah 203.065 jamaah telah tiba di Arab Saudi Ahad (27/8) dini hari.  

Kepala Seksi Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daker Makkah Eko Dwi Irianto, mengatakan kedatangan jamaah haji asal Embarkasi Surabaya kelompok terbang (kloter) 83 (SUB) 83 menandai berakhirnya fase pemberangkatan amah haji Indonesia gelombang kedua sudah berakhir. 

“Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah sudah ditutup (closing date). Seluruh jamaah haji Indonesia kini sudah berada di Arab Saudi,” kata dia ditemui wartawan Republika.co.id, Nashih Nashrullah, di Kantor Daker Makkah, Arab Saudi, Ahad (27/8).

Dia menjelaskan, dengan demikian sebanyak 512 kloter jamaah haji Indonesia sudah berada di Arab Saudi dengan total ada 203.065 jamaah dan 2.534 petugas kloter. 

Menurut Eko, sebanyak 503 kloter sampai jam 06.00 waktu Arab Saudi tercatat sudah berada di Makkah dengan total 199.261 jamaah haji. 

“Saat ini terpantau masih dalam perjalanan dari Jeddah ke Makkah sebanyak lim kloter. Artinya, empat kloter lainnya masih berada di Jeddah,” kata Eko.

Dia menjelaskan jamaah wafat sampai dengan hari ini berjumlah 112 orang. Tercatat satu jamaah wafat di Jeddah, 77 jamaah wafat di Makkah, dan 34 jamaah wafat di Madinah. 

“Dari 112 jamaah  yang wafat, tiga di antaranya adalah jamaah haji khusus atau PIHK,” kata Eko.

Dia menjelaskan, berdasarkan data siskohat terakhir, terdapat 935 jamaah yang gagal berangkat ke tanah suci. Penyebab gagal berangkat terangkum dalam dua faktor utama yaitu meninggal dan mengundurkan diri karena beberapa sebab. “Yang wafat di embarkasi tanah air ada 15 orang,” kata dia.

Pemberangkatan jamaah haji Indonesia terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung dari 28 Juli sampai 11 Agustus 2017. Sebanyak 251 kloter yang diberangkatkan pada gelombang pertama mendarat di Madinah, lalu ke Makkah setelah menjalani Arbain.

Adapun fase pemberangkatan gelombang kedua berlangsung dari 12 – 27 Agustus 2017. Total 261 kloter diterbangkan dari Tanah Air menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah pada fase kedua ini. 

 

 

Redaktur : Nasih Nasrullah