Cerita Petugas Temukan Barang Jamaah Tertinggal di Nabawi
Sabtu , 19 Aug 2017, 16:49 WIB

Republika/Ani Nursalikah
Suasana di halaman Masjid Nabawi usai shalat Subuh, Rabu (9/8).

IHRAM.CO.ID, Laporan langsung wartawan Republika, Ani Nursalikah dari Madinah

MADINAH -- Sudah 14 hari pemberangkatan jamaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah berlangsung. Petugas pun menemukan sejumlah barang-barang jamaah yang tertinggal di Masjid Nabawi dan hotel tempat tinggal jamaah.

Petugas Perlindungan Jamaah (Linjam) Daerah Kerja (Daker) Madinah Oon Pauji mengatakan macam-macam barang ditemukan, mulai dari telepon genggam, tas, untaian doa hingga uang sebesar Rp 11 juta. Pauji yang fasih berbahasa Arab itu menjelaskan barang-barang yang ditemukan di Masjid Nabawi diamankan petugas sektor khusus, kemudian diserahkan ke kantor Daker Madinah. Sedangkan barang yang tertinggal di hotel diamankan petugas sektor. Selanjutnya barang-barang tersebut dikirim ke Daker Makkah.

“Barang yang ditemukan di Masjid Nabawi sebagian besar berupa tas. Isinya dokumen, ponsel, dan uang,” katanya di kantor Daker Madinah, Jumat (18/8).

Tidak semua barang-barang tersebut bertuan. Terkadang malah tidak ada identitas pemiliknya.

Anggota TNI AL berpangkat Mayor Laut itu mengatakan, ada tas berisi doa bertuliskan “Ya Allah, kami sadar makanan di sini berbeda, tapi berikanlah kami nikmat sebagaimana makanan kami di Medan”.

Pauji mengatakan keterangan-keterangan seperti itu jadi petunjuk yang mengarah ke si pemilik. Petugas juga sempat menemukan uang Rp 11 juta di hotel. Untungnya, uang itu disimpan di safety box sehingga aman. Barang itu ditemukan ketika hotel sudah ditempati jamaah lain.

“Alhamdulillah aman dan sudah diberikan ke pemilik,” katanya.

Besok, Ahad (20/8), merupakan hari terakhir pendorongan jamaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah. Tinggal enam kloter yang masih berada di Madinah.

Redaktur : Karta Raharja Ucu

BERITA LAINNYA