10 Hari Terakhir Ramadhan, Hotel di Makkah Dipenuhi Jamaah
Kamis , 22 Jun 2017, 12:21 WIB

Hilton
Hotel Hilton di Makkah (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Kamar Dagang dan Industri Makkah melaporkan, pada 10 hari terakhir Ramadhan ini, sejumlah hotel di Makkah mengalami peningkatan okupansi hingga 85 persen. Hal itu terjadi karena jamaah haji domestik yang datang ke Makkah telah menggantikan 95 persen jamaah Qatar yang membatalkan perjalanan mereka.

Anggota Dewan Eksekutif Perminyakan dan Industri Makkah Saad Al-Qurashi mengatakan, jumlah jamaah domestik meningkat dari tahun lalu. Menurut dia, hotel-hotel yang berada di Makkah telah dipersiapkan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah jamaah pada tahun ini.

"Hotel itu telah dipersiapkan. Karena sesuai dengan visi kerajaan yang bertujuan menampung 15 juta jamaah pada tahun 2020 dan 30 juta pada tahun 2030," kata Al-Qurashi dikutip dari Saudi Gazzete, Kamis (22/6)

Al-Qurashi juga akan mengantisipasi kenaikan keuntungan di tahun ini, mengingat tingginya jumlah jamaah dan tamu yang ada di sejumlah hotel di Makkah. Selain hotel-hotel di Makkah, Al-Qurashi juga mengimbau agar sejumlah hotel di Madinah bisa menampung lebih banyak jamaah haji tahun ini.

Redaktur : Agus Yulianto
Reporter : Gumanti Awaliyah