'Waspadai Suhu 52 Derajat di Armina'
Jumat , 02 September 2016, 14:02 WIB

Abc.net
Jutaan calon jamaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Jamaah haji Indonesia diimbau selalu membawa air minum dan bergerak dalam kelompoknya selama menjalani kegiatan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina), sebagai bentuk antisipasi suhu tinggi yang secara teori dapat mencapai 52 derajat celcius.

Imbauan tersebut disampaikan kepada para calon jamaah haji Indonesia oleh Kepala Bidang Transportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Subhan Cholid, di Kantor Daerah Kerja Makkah, Jumat (2/9).

Subhan mengungkapkan, mengingat cuaca sangat panas, dalam setiap perpindahan, jamaah agar tidak lupa membawa minuman. "Dari Makkah menuju Arafah, bawa minuman, dari Arafah ke Mudzalifah bawa minuman, dan Dari Mudzalifah ke Mina juga membawa minuman. Meski satu botol, itu untuk menghilangkan haus dan panas," katanya.

Jamaah haji Indonesia juga diimbau untuk tertib dan menaati jadwal yang sudah disepakati, karena kepatuhan akan jadwal sangat penting untuk membantu kelancaran angkutan. Pada saat yang sama, seluruh jamaah haji dari berbagai dunia yang jumlahnya jutaan orang juga bergerak menuju tempat yang sama.

"Kalau saling berebut dan tidak taat jadwal, angkutan justru tidak lancar dan tidak sampai ke tujuan," katanya. Subhan mengingatkan selaku penanggung jawab perpindahan jamaah dari satu tempat ke tempat yang lain.

Subhan juga meminta jamaah haji Indonesia tetap berada di regu dan rombongan, tidak mengambil inisiatif sendiri. "Jadi (bergerak) sesuai yang disepakati bersama sesuai dengan regu dan rombongan," ujarnya.

Jamaah haji Indonesia akan mulai diberangkatkan ke Arafah dari pemondokan masing-masing mulai Jumat (9/9) pagi menggunakan bus. Setiap maktab atau pemondokan disiapkan 21 bus yang akan mengangkut jamaah ke Arafah dalam tiga tahapan. Tahap pertama, jamaah diberangkatkan pada pukul 07.00-11.30 waktu Arab Saudi.

Karena hari Jumat, tahap kedua baru akan dimulai setelah Shalat Jumat, kira-kira pukul 13.00 sampai 16.00 waktu Arab Saudi. Adapun tahap terakhir, dari jam 16.00 sampai 12.00 malam waktu Arab Saudi atau sampai selesainya jamaah terangkut semua ke Arafah.

 

 

Redaktur : Damanhuri Zuhri
Sumber : antara