Insiden Mina
Kemenag akan Telusuri Alasan Askar Arahkan Jamaah ke Jalan 204
Sabtu , 26 Sep 2015, 08:35 WIB

Saudi Press Agency via AP
Dalam gambar ini dirilis oleh Saudi Press Agency (SPA), ratusan ribu jamaah haji membuat jalan mereka untuk melemparkan batu pilar yang melambangkan rajam Setan dalam ritual yang disebut "Jamarat," ritual terakhir dari haji tahunan, di Mina Mekkah, Arab S

REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH -- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama akan menelusuri alasan askar mengarahkan jamaah berbelok kiri ke Jalan 223 sehingga mereka harus melintasi Jalan 204 ketika hendak menuju Jamarat. Jalan 204 merupakan lokasi terjadinya insiden jamaah berdesakan pada Kamis (24/9) pagi.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, keterangan korban asal Indonesia yang menyebutkan askar mengarahkan jamaah ke jalan yang berbeda harus ditelusuri.

"Sebab jalur kita adalah yang lurus sesuai dengan peta dan warna hijau," kata dia, ketika berbincang dengan jamaah dari Kelompok terbang (Kloter) JKS 61 Embarkasi Jakarta-Bekasi, Jumat (25/9) malam.

Jalur yang seharusnya dilintasi jamaah Indonesia, yaitu Jalan King Fahd. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sudah memberikan peta kepada jamaah. Warna hijau menunjukkan jalur yang harus dilintasi oleh jamaah menuju Jamarat. Jalur tersebut juga sesuai dengan pengaturan yang diberlakukan oleh Pemerintah Arab Saudi.

Karena itu, Lukman menyatakan pemerintah perlu menggali dan mencari tahu alasan askar atau pihak keamanan Arab Saudi mengarahkan jamaah Indonesia yang hendak menuju Jamarat ke lokasi yang berbeda.

"Ini yang sedang kita dalami," kata dia.

Jumat malam, Lukman mengunjungi jamaah dari Kloter JKS 61 di Maktab 7, Mina Jadid, Arab Saudi. Dia mendengarkan curahan hati jamaah yang menjadi korban insiden di Jalan 204, Mina.

Lukman menyampaikan duka cita mendalam kepada jamaah yang keluarganya wafat karena kejadian itu.

"Semoga khusnul khotimah. Mereka yang berpulang kondisi yang sangat baik. Di tanah suci dan hendak beribadah. Saya harapkan keluarga mengikhlaskan," kata dia.

Lukman menyatakan upaya pemerintah untuk perbaikan layanan penyelenggaran haji di Arab Saudi tidak akan berhenti. Pemerintah Indonesia akan menyampaikan kepada Arab Saudi untuk menyelesaikan persoalan seperti di Jalan 204, Mina.

"Ini takdir kita, kita jalani takdir ini, tapi kita juga harus menarik pelajaran dari ini. Kami sangat terpukul, tapi kami tidak ingin kejadian serupa terulang," ujar Lukman.

Redaktur : Indah Wulandari
Reporter : Ratna Puspita

BERITA LAINNYA