Akhir Bulan Ini, Kemenag Teken Kontrak Pemondokan Haji
Ahad , 22 Feb 2015, 14:01 WIB

Republika/Muhammad Subarkah/ca
Pemondokan haji di Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada akhir bulan ini Kementerian Agama (Kemenag) akan mengunjungi Arab Saudi untuk melakukan kontrak pemondokan haji musim 2015. Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen PenyelenggaraHaji dan Umrah (PHU), Abdul Djamil.

Ia menjelaskan, adanya renovasi untuk perluasan masjid Nabawi membuat jumlah hotel di kawasan markaziah mengalami penurunan. Pada akhir tahun lalu, sudah 50 hotel yang di hancurkan di kawasan markaziah. Dan rencananya dalam waktu dekat akan ada 26 hotel yang akan dihancurkan di wilayah syarkiah.

Ini artinya, jumlah jamaah yang akan menginap di kawasan markaziah mengalami penurunan kapasitas. Untuk itu, pada tahun ini untuk pemilihan lokasi pemondokan menggunakan parameter jarak bukan wilayah markaziah. Dengan jarak dari masjid nabawi maksimal 1500 meter.

Ini dikarenakan, jika menggunakan wilayah markaziah dikhawatiri tidak mencukupi. Jarak 1500 meter ini disinyalir tidak terlalu jauh karena jamaah masih dapat berjalan kaki.

"Betul, bukan hanya itu tapi takutnya kedahuluan dengan negara lain. Jadi memang kita harus berpacu. Makanya akhir bulan kita langsung kesana untuk kontrak," ujar Abdul Djamil kepada ROL, Jumat (20/2).

Menurutnya, sebagian jamaah masih ada yang dapat menginap di wilayah markaziah. Namun jumlahnya akan mengalami penurunan. Akibat kelangkaan ini,  harga hotel berbintang di kawasan markaziah mengalami peningkatan 60 persen.

Redaktur : Agung Sasongko
Reporter : c83

BERITA LAINNYA