Rabu, 10 Jumadil Awwal 1440 / 16 Januari 2019

Rabu, 10 Jumadil Awwal 1440 / 16 Januari 2019

Saudagar Kaya yang Dijamin Surga

Kamis 10 Jan 2019 12:52 WIB

Red: Agung Sasongko

Ilustrasi kafilah dagang di gurun pasir

Ilustrasi kafilah dagang di gurun pasir

Foto: saharamet.org
Ketika ajal menjelang, Ia masih memikirkan hartanya agar berfaedah bagi umat Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berkat kedekatannya sebagai sahabat Abu Bakar ash-Shiddiq, Abdurrahman bin Auf menjadi salah seorang laki-laki yang paling awal masuk Islam. Sejarah mencatat, saudagar yang brilian itu merupakan orang kedelapan yang menyatakan diri Muslim kepada Rasulullah SAW pada masa dakwah secara sembunyi-sembunyi.

Begitu mengucapkan dua kalimat syahadat, kecintaannya terhadap Islam melampaui sayangnya terhadap dunia dan segala harta benda. Seperti dinarasikan kitab al-'Asyratu al-Mubasysyaruna bi al-Jannati karya Abdullatif Ahmad 'Aasyur (1988), Abdurrahman telah teguh hatinya berjuang di jalan Allah. Ia mengorbankan harta benda serta jasadnya untuk kejayaan Islam.

Dalam Perang Uhud, misalnya, Abdurrahman mendapatkan 20 luka parah pada tubuhnya. Salah satunya bahkan menyebabkan dirinya pincang dan beberapa giginya rontok sehingga mengurangi kemampuannya berbicara lancar.

Abdurrahman dikenal luas sebagai saudagar sukses, sebagaimana sahabatnya, Abu Bakar. Namun, kekayaan itu tidak menghalanginya dari beribadah kepada Allah. Ia merupakan salah satu pilar dakwah Islam yang telah dibina langsung Rasulullah.

Ketika peristiwa hijrah ke Madinah, Abdurrahman meninggalkan seluruh harta dan aset perdagangannya dirampas kaum kafir Quraisy di Makkah. Begitu pula sebelumnya, ketika ia ikut dalam rombongan Muslim hijrah ke negeri Habasyah.

Sumber : Islam Digest Republika
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA