Monday, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Monday, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Sumber: Butuh Tujuh Menit untuk Bunuh Khashoggi

Rabu 17 Oct 2018 10:54 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Jamal Khashoggi.

Jamal Khashoggi

Foto:
Salah Muhammad al-Tubaigy disebut sebagai otak yang memutilasi Khashoggi.

Saat melakukan aksi kejinya, Tubaigy disebut sengaja mengenak earphone. Ia juga memberi saran kepada anggotanya yang lain untuk melakukan hal sama.

"Saat saya melakukan tugas ini, saya mendengarkan musik, Anda juga harus melakukannnya," kata Tubaigy yang terdengar dalam rekaman itu kepada MEE.

Rekaman audio ini telah diberikan di surat kabar Turki, Daily Sabah, tetapi mereka belum memublikasikannya. Pengakuan sumber itu belum terkonfirmasi oleh otoritas resmi.

Namun, pejabat Turki berkali-kali menegaskan ada dugaan kuat pembunuhan terhadap Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul, meski Pemerintah Saudi membantah segala tuduhan tak berdasar tersebut.

Salah seorang pejabat tingkat tinggi Turki mengatakan, pihak kepolisian Turki menemukan bukti pasti selama penggeledahan di Konsulat Saudi di Istanbul kemarin. Bukti pasti tersebut diyakini sebagai delik bahwa jurnalis Saudi, Jamal Kashoggi, terbunuh di sana.

Namun, pejabat Turki itu tidak memberikan perincian soal bukti yang ditemukan selama pencarian sembilan jam pada Selasa (16/10). Sikap anomatis ditunjukkan kepadanya sebab dia mengatakan, dia tidak ada kewenangan untuk berbicara secara terbuka mengenai penyelidikan tersebut.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan, Arab Saudi tidak memberikan pengakuan apa pun kepada Turki atas dugaan keterlibatannya dalam penghilangan dan dugaan pembantaian Khashoggi yang tidak diketahui keberadaannya sejak 2 Oktober.

"Kami belum menerima informasi seperti itu," ujar Cavusoglu.

Dia menyampaikan, konsulat bukan tempat untuk mengadakan interogasi. Interogasi, kata dia, harus dilakukan di pengadilan, (oleh) otoritas yudisial.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, sejumlah material di dalam konsulat sudah dicat ulang. Namun, Presiden tidak memberikan detail apakah pengecatan tersebut merupakan bagian dari upaya penghilangan barang bukti atas kasus Kashoggi atau tidak.

Erdogan juga mengatakan, petugas menemukan bukti material beracun. "Harapan saya adalah bahwa kita dapat mencapai kesimpulan masuk akal sesegera mungkin. Sebab, pada penyelidikan ini kami mencari banyak hal, seperti bahan beracun dan materi-materi itu dihapus dengan cara mengecatnya kembali," kata Erdogan kepada wartawan di Ankara, speerti dikutip Huuriyet Daily News, Rabu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES