Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Sumber: Butuh Tujuh Menit untuk Bunuh Khashoggi

Rabu 17 Okt 2018 10:54 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Jamal Khashoggi.

Jamal Khashoggi.

Foto: AP
Salah Muhammad al-Tubaigy disebut sebagai otak yang memutilasi Khashoggi.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Kasus hilangnya jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi, masih menyisakan tanda tanya. Namun, otoritas Turki semakin yakin Khashoggi telah dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul.

Hal itu terungkap dalam rekaman audio yang mereka peroleh. Sumber Turki mengatakan kepada Middle East Eye, hanya membutuhkan waktu tujuh menit untuk membunuh Khashoggi. 

Menurut sumber itu, Khashoggi diseret dari kantor konsulat jenderal di Istanbul. Ia kemudian direbahkan di atas sebuah meja di sebuah ruang belajar. Suara menakutkan terdengar dari saksi yang berada di lantai bawah. "Konsul dibawa keluar ruangan. Tidak ada upaya untuk menginterogasi dia (Khashoggi), mereka datang untuk membunuhnya," ujar sumber itu kepada MME.

Baca juga, Asosiasi Media Turki-Arab Yakin Khashoggi Dibunuh.

Teriakan itu berhenti ketika Khashoggi disuntik oleh zat yang belum diketahui kandungannya. Jurnalis Washington Post itu kemudian dimutilasi oleh para pelaku di atas meja.

Sumber itu menyebut, nama Salah Muhammad al-Tubaigy sebagai otak mutilasi. Ia merupakan kepala forensik barang bukti di departemen keamanan Saudi.

Al-Tubaigy diketahui juga merupakan salah satu dari 15 personel Saudi yang datang ke Ankara menggunakan jet pribadi saat Khashoggi hilang. "Pembunuhan ini butuh waktu tujuh menit," ujar sumber itu yang menyebut Khashoggi masih hidup saat aksi mutilasi itu dilakukan. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA