Sunday, 12 Safar 1440 / 21 October 2018

Sunday, 12 Safar 1440 / 21 October 2018

Trump Janjikan Sanksi Berat ke Saudi Jika Khashoggi Dibunuh

Ahad 14 Oct 2018 09:32 WIB

Rep: Marniati/ Red: Teguh Firmansyah

Jamal Khashoggi

Jamal Khashoggi

Foto: EPA-EFE/Ali Haider
Penyidik Turki yakin Khashoggi dibunuh di kantor Konsulat Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjanjikan sanksi berat ke Arab Saudi jika terbukti terlibat dalam kasus Jamal Khashoggi.  Seperti dilansir the Guardian, Ahad (14/10), Trump mengatakan, status Khashoggi sebagai seorang reporter  membuat kasus ini menjadi begitu mengerikan.

"Ada sesuatu yang sangat mengerikan karena Khashoggi adalah wartawan, jadi kami harus melihatnya. Kami akan sampai ke dasar dan akan ada sanksi yang berat," kata Trump.

Pernyataan ini disampaikan Trump dalam wawancara dengan CBS untuk program  "60 Minutes". Khashoggi, penduduk tetap AS, adalah seorang kritikus terkemuka dari pemerintah Saudi.

Dia belum terlihat sejak 2 Oktober lalu saat memasuki konsulat Saudi di Istanbul. Para penyelidik Turki yakin Khashoggi dibunuh berdasarkan bukti rekaman audio dan video yang didapatkan. Sumber-sumber AS mengatakan, badan-badan intelijen tahu Khashoggi dalam bahaya.

Baca juga, Ini Detik-Detik Hilangnya Khashoggi di Konsulat Saudi.

Riyadh telah membantah keterlibatannya dalam kasus Khashoggi. Namun tekanan internasional semakin berkembang dengan perusahaan-perusahaan terkemuka menarik diri dari KTT ekonomi.

photo

Khashoggi

Di Gedung Putih pada Sabtu, Trump bertemu dengan Andrew Brunson, pendeta AS yang dibebaskan dari penjara Turki. Menurut beberapa analis, pembebasan  ini menunjukkan bahwa Ankara mencoba untuk mendapatkan dukungan Washington dalam kasus Khashoggi.

Namun menurut Trump, pembebasan Brunson yang bertepatan dengan kasus Khashoggi hanyalah sebuah kebetulan saja.  Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan, AS sedang mengevaluasi situasi dan telah berbicara dengan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin terkait kehadiran AS di KTT ekonomi Saudi.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Golkar Rayakan HUT ke-54

Ahad , 21 Oct 2018, 21:06 WIB