Monday, 18 Rajab 1440 / 25 March 2019

Monday, 18 Rajab 1440 / 25 March 2019

Erdogan: Trump Telah Dipermainkan, Saya tahu Siapa Dalangnya

Senin 06 Aug 2018 09:48 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Recep Tayyip Erdogan

Recep Tayyip Erdogan

Foto: EPA
Erdogan menjatuhkan sanksi ke dua menteri AS.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut Presiden AS Donald Trump telah dipermainkan menyusul ketegangan yang terjadi antara Ankara dan Washington. Ketegangan kedua negara terjadi setelah Turki menahan pastor AS yang diduga menjadi menjadi mata-mata.

"Trump telah dipermainkan dan saya tahu persis siapa yang mempermainkannya," ujar Erdogan saat berpidato di kongres organisasi kewanitaan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP).  "Trump harus merusak permainan ini. Adapun kami tetap pada sikap kami karena kami jujur," ujarnya, akhir pekan lalu seperti dilansir Hurriyetdailynews.

Sebelumnya Erdogan menjatuhkan sanksi kepada dua menteri AS. Langkah itu sebagai balasan atas sikap Paman Sam yang memberikan sanksi ke dua menteri Turki.

photo

Presiden AS Donald Trump bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Roosevelt Room Gedung Putih, Selasa, 16 Mei 2017 di Washington.

AS memberikan sanksi ke Menteri Kehakiman Abdulhamit Gul dan Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu atas peran keduanya menahan pastor Andrew Brunson.

Baca juga, Balas Trump, Erdogan Jatuhkan Sanksi ke Dua Menteri AS.

Erdogan menegaskan, ancaman terhadap Turki tak akan pernah berhasil. "Mereka yang mengira Turki akan mundur oleh bahasa ancaman, mereka tak mengenal bangsa dan negeri ini," katanya.

Turki, kata Erdogan, tidak bisa dijadikan alat untuk kepentingan domestik baik AS ataupun Eropa. Amerika akan mengulangi kesalahan sama seperti Eropa.

"Langkah yang diambil oleh AS atas kasus pastor Brunso di Izmir tak tepat untuk kemitraan strategis. AS telah memainkan langkah serius dengan tak menghargai Turki," katanya.

Andrew Craig Brunson merupakan seorang pastor yang memimpin sebuah gereja di Izmir yang terletak dekat laut Aegean. Bunson diamankan otoritas Turki lantaran diduga terlibat dengan kudeta gagal Presiden Recep Tayyip Erdogan pada 2016 lalu.

Baca juga, Trump Ancam Sanksi Berat Turki.

Dia didakwa dengan hukuman kurungan selama 35 tahun setelah dinyatakan bersalah oleh pengadilan setempat. Brunson saat ini tengah menjadi tahanan rumah.

Status tersebut dia dapatkan setelah sebelumnya ditahan di sebuah penjara oleh otoritas Turki selama 21 bulan. Penahanan yang dilakukan terhadap Andrew Craig Brunson membuat Presiden AS Donald Trump mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada Turki.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA