Sunday, 8 Zulhijjah 1439 / 19 August 2018

Sunday, 8 Zulhijjah 1439 / 19 August 2018

Raja Yordania: Tugas Kolektif Kita Berdiri Bersama Palestina

Senin 16 April 2018 13:04 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Agus Yulianto

KTT Liga Arab

KTT Liga Arab

Foto: suarapalestina.id
UNRWA harus tetap dapat menyediakan layanan kemanusiaan dan sosial bagi Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Pembukaan KTT Liga Arab ke-29 di Dhahran, Arab Saudi pada Ahad (15/4), dimanfaatkan Raja Yordania Abdullah II untuk menyampaikan pandangannya. Menurut Raja Yordania, negara-negara Arab memiliki tugas kolektif untuk mendukung dan membela Palestina dalam meraih hak-haknya.

"Adalah tugas kolektif kita untuk berdiri bersama mereka (Palestina) dan mendukung ketabahan mereka dalam perjuangannya mendapatkan hak yang sah atas negara merdeka serta untuk hidup dalam damai dan keamanan," kata Raja Abdullah, dikutip laman kantor berita Palestina WAFA.

"Ini adalah tugas kita dan tanggung jawab kita bersama sebagai kelompok Arab dan ini juga tugas komunitas internasional untuk memberikan dukungan yang diperlukan bagi para pengungsi Palestina," ujar Raja Abdullah menambahkan.

Raja Abdullah menggarisbawahi tentang pentingnya peran Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). Kendati sumber dana utamanya telah dipangkas, oleh Amerika Serikat (AS), Raja Abdullah menegaskan, UNRWA harus tetap dapat menyediakan layanan kemanusiaan dan sosialnya bagi para pengungsi Palestina. Layanan harus diberikan hingga solusi yang adil tercapai bagi Palestina.

Dikatakan Raja Abdullah, setiap penghalang layanan vital UNRWA akan berdampak negatif terhadap lebih dari 5 juta pengungsi Palestina di beberapa negara Timur Tengah, termasuk di Yordania.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud telah menyiapkan dana 50 juta dolar AS untuk UNRWA. Selain itu, Raja pun akan menyalurkan dana sebesar 150 juta dolar AS kepada Wakaf Islam Yerusalem (WKI). WKI merupakan lembaga yang ditugaskan mengawasi tempat-tempat suci Islam di Yerusalem.

Raja Salman menyebut KTT Liga Arab ke-29 yang digelar di negaranya, merupakan KTT Yerusalem. Sebab, pada KTT kali ini, isu yang menjadi prioritas adalah Palestina. "Palestina dan rakyatnya ada di hati semua orang Arab dan Muslim," kata Raja Salman ketika membuka KTT Liga Arab.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES