Thursday, 7 Syawwal 1439 / 21 June 2018

Thursday, 7 Syawwal 1439 / 21 June 2018

Aktor Lebanon Dibebaskan Terkait Tuduhan Kerja Sama Israel

Rabu 14 March 2018 08:49 WIB

Rep: Marniati/ Red: Nidia Zuraya

Aktor Lebanon Ziad Itani ditangkap karena dicurigai sebagai mata-mata Israel.

Aktor Lebanon Ziad Itani ditangkap karena dicurigai sebagai mata-mata Israel.

Foto: Twitter.com
Ia dicurigai mengumpulkan informasi mengenai Lebanon untuk disampaikan ke Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Seorang aktor terkemuka Lebanon Ziad Itani bebas atas tuduhan terkait kerja samanya dengan Israel. Ia telah ditahan sejak November 2017 dengan tuduhan bekerja sama dan berkomunikasi dengan musuh Israel.

Dilansir BBC, Rabu (14/3), sorang hakim membebaskan Ziad Itani dari penahanan. Ia memerintahkan penangkapan petugas keamanan yang melayangkan tuduhan terhadap Ziad Itani.

Itani dicurigai mengumpulkan informasi tentang politisi Lebanon untuk disampaikan kepada Israel. Lebanon secara teknis tetap berperang dengan Israel. Jika warga Lebanon terbukti bekerja sama dengan Israel maka dapat dihukum mati.

Pejabat keamanan negara mengatakan penangkapan Itani dilakukan setelah pengintaian dan investigasi selama beberapa bulan. Menurut petugas keamanan, Itani mengaku telah ditugaskan untuk memantau sekelompok tokoh politik tingkat tinggi Lebanon.

Namun, rekan dekat Itani mengatakan pengakuannya dilakukan di bawah paksaan. Klaim ini ditolak oleh pihak berwenang. Kasus ini telah banyak dibahas di media Lebanon dan telah menyoroti aparat keamanan negara tersebut.

Saat Itani meninggalkan Penjara Roumieh pada Selasa (13/3), seorang wanita menyambutnya. Ia mengatakan Itani telah mengalami ketidakadilan yang hebat.

"Saya seorang seniman dan anak panggung. Bagaimana saya bisa dituduh melakukan hal-hal buruk seperti itu?," katanya.

Perdana Menteri Saad Hariri kemudian bertemu dengan Itani. Dalam pertemuan tersebut ia mengatakan bahwa dinas keamanan telah menerima informasi yang salah. Petugas keamanan yang ditangkap atas perintah hakim tersebut adalah mantan kepala unit anti-cybercrime, Letnan Kolonel Suzan Hobeiche.

Dia ditangkap pada awal bulan ini karena dicurigai memiliki bukti palsu terhadap aktor tersebut. Tidak jelas tuduhan apa yang dia hadapi sekarang.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Spanyol Taklukkan Iran 1-0

Kamis , 21 June 2018, 03:21 WIB