Rabu, 6 Syawwal 1439 / 20 Juni 2018

Rabu, 6 Syawwal 1439 / 20 Juni 2018

Netanyahu: Dataran Tinggi Golan Selamanya Milik Israel

Sabtu 17 Februari 2018 15:35 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah

Israel's Prime Minister Benjamin Netanyahu attends the weekly cabinet meeting in Jerusalem October 26, 2014.

Israel's Prime Minister Benjamin Netanyahu attends the weekly cabinet meeting in Jerusalem October 26, 2014.

Foto: Reuters/Abir Sultan/Pool
Dia juga tidak akan membiarkan Iran membangun pangkalan militer di Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan Dataran Tinggi Golan akan selamanya berada di bawah kendali Israel. Ia mengatakan negaranya juga tidak akan membiarkan Iran membangun pangkalan militer di wilayah Suriah.

Hal ini dikatakannya pada pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres di sela-sela konferensi keamanan utama di Munchen, Jerman, Jumat (16/2) waktu setempat.

"Dataran Tinggi Golan akan tetap berada di tangan Israel selamanya," kata Netanyahu seperti dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (17/2).

Pernyataan Netanyahu itu disampaikan untuk merespons ketegangan di wilayah Suriah. Dataran Tinggi Golan yang sebelumnya merupakan bagian wilayah Suriah, telah diduduki Israel sejak 1967. Sabtu pekan lalu, Israel juga mengklaim telah menjatuhkan sebuah pesawat tak berawak milik Iran ke wilayah yang diduduki Israel.

Dan selang tak berapa lama, pesawat tempur F-16 milik Israel juga diserang dan jatuh ke wilayah Suriah.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Senegal Menang 2-1 Atas Polandia

Rabu , 20 Juni 2018, 00:22 WIB