Monday, 9 Zulhijjah 1439 / 20 August 2018

Monday, 9 Zulhijjah 1439 / 20 August 2018

15 Orang Pengungsi Suriah Ditemukan Tewas Membeku

Ahad 21 January 2018 17:18 WIB

Rep: Rizkyan Adhiyudha/ Red: Dwi Murdaningsih

Kondisi pengungsi Suriah di perbatasan Hungaria.

Kondisi pengungsi Suriah di perbatasan Hungaria.

Foto: AP Photo/Darko Vojinovic
Korban diduga tewas setelah dihantam badai salju berskala besar.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Sebanyak 15 pengungsi Suriah ditemukan membeku hingga tewas. Puluhan pengungsi tersebut menghembuskan nafas terakhir saat berusaha menyebrangi pegunungan yang terletak di garis batas Lebanon. Korban tewas termasuk anak-anak.

Seperti diwartakan BBC, Ahad (21/1) petugas mendapati jasad para korban sejak Jumat (19/1) kemarin. Petugas selanjutnya menemukan dua jasad tambahan pada Sabtu (20/1) keesokan harinya. Korban diduga tewas setelah dihantam badai salju berskala besar.

 

Berdasarkan laporan otoritas setempat, petugas telah menangkap dua orang pelaku yang diduga tengah berusaha menyelundupkan para pengungsi. Laporan itu juga menyebutkan jika para pengungsi tersebut telah diabaikan oleh para pelaku.

 

 

Berutung, petugas berhasil menyelamatkan sejumlah pengungsi, termasuk seorang bocah laki-laki yang didapati tengah berjalan seorang diri. Kelompok pengungsi itu menapaki jalur pengungsi sebelumnya yang kabur lebih dahulu guna menghindari konflik di negara mereka.

 

Pemerintah Lebanon telah menerima sekitar satu juga pengungsi asal Suriah sejak konflik dimulai pada 2011 lalu. Kendati, otoritas setempat kemudian membatasi penerimaan pengungsi pada 2015 kemarin dengan alasan tidak memiliki ruangan lagi untuk menampung mereka

 

"Kami sudah menerima dengan cukup banyak dan sudah tidak ada lagi ruang untuk menampung para pengungsi," kata Menteri Dalam Negeri Lebanon Nohad Machnouk.

 

Sebelumnya, penemuan puluhan jasad korban itu didapatkan setelah mendapat laporan dari sejumah pengungsi. Mereka mengalami masalah saat berusaha menyebrang dekat dengan Masnaa, pintu masuk peratasan internasional antara Lebanon dan Suriah.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES