Selasa, 5 Syawwal 1439 / 19 Juni 2018

Selasa, 5 Syawwal 1439 / 19 Juni 2018

AS Bantah Bangun Pasukan Perbatasan Suriah-Turki

Kamis 18 Januari 2018 12:01 WIB

Rep: Marniati/ Red: Ani Nursalikah

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson

Foto: REUTERS/Yuri Gripas

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson membantah Amerika Serikat memiliki niat membangun pasukan perbatasan Suriah-Turki. Ia mengatakan hal ini telah membuat Turki marah dan terjadi kesalahpahaman.

Ia mengaku telah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki di Vancouver pada Selasa (16/1) untuk mengklarifikasi masalah ini. "Seluruh situasi telah disalahartikan, salah tafsir. Beberapa orang salah bicara. Kami tidak menciptakan pasukan keamanan perbatasan sama sekali, "katanya.

Ia mengaku sangat menyesali tanggapan yang disampaikan beberapa negara terkait masalah ini. "Saya rasa sangat disayangkan komentar yang dibuat oleh beberapa orang terkait hal ini karena bukan itu yang sedang kami lakukan," katanya.

 

Turki bereaksi dengan keras dan memperingatkan serangan yang akan segera terjadi ke distrik Afrin di Suriah setelah Washington mengatakan akan membantu Pasukan Demokrat Suriah yang dipimpin oleh milisi Kurdi YPG untuk membentuk 30 ribu pasukan perbatasan baru.

 

Pada Rabu, Turki mengatakan tidak akan ragu mengambil tindakan di distrik Afrin dan daerah lain di seberang perbatasan di Suriah kecuali Amerika Serikat menarik dukungan untuk pasukan tersebut.

 

 

Sumber : Reuters
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES