Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Lebih dari 40 Aktivis Media Tewas di Suriah pada 2017

Sabtu 06 January 2018 00:45 WIB

Rep: Marniati/ Red: Budi Raharjo

Tentara berpatroli di sebelah bangunan yang hancur di Kota Raqqa, Suriah. (ilustrasi)

Tentara berpatroli di sebelah bangunan yang hancur di Kota Raqqa, Suriah. (ilustrasi)

Foto: EPA/YOUSSEF RABIE YOUSSEF

REPUBLIKA.CO.ID,LONDON -- 42 aktivis media tewas dan 47 lainnya luka-luka di Suriah selama 2017. Dilansir Anadolu, Jumat (5/1), jaringan Syrian untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) yang berbasis di London mengatakan pada Desember 2017 saja dua wartawan terbunuh dan empat lainnya ditangkap.

Laporan tersebut mengatakan pasukan rezim Bashaar Al Assad membunuh 17 aktivis media, ISIS menewaskan 10 orang dan pasukan Rusia membunuh empat orang. Di antara yang terluka, 29 orang diserang oleh pasukan rezim. Sepanjang tahun, 93 kasus penangkapan, penculikan dan pembebasan terjadi.

Tahrir al Sham terkait ISIS terlibat dalam 19 kasus penangkapan, dimana 18 lainnya dilepaskan. Rezim Assad menangkap enam dan 11 lainnya ditangkap oleh kelompok teror termasuk PKK/PYD.

Laporan tersebut menambahkan langkah cepat harus dilakukan untuk menyelamatkan aktivis media di Suriah.

"Ini mengecam semua pelanggaran terhadap aktivisme media tanpa mempedulikan pelaku," ujar pernyataan tersebut.

Komisi tersebut meminta Komisi Penyelidik Independen Internasional untuk melakukan investigasi mengenai penargetan aktivis media. Laporan tersebut mendesak Rusia sebagai negara penjamin untuk menerapkan tekanan serius pada sekutu Suriah dan Iran agar mematuhi kesepakatan de-eskalasi.

Suriah terlibat dalam perang sipil pada awal 2011 ketika rezim Assad menindak demonstrasi pro-demokrasi dengan kekerasan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Senegal Menang 2-1 Atas Polandia

Rabu , 20 June 2018, 00:22 WIB