Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Diplomat Iran Tuduh AS Terlibat dalam Demonstrasi di Iran

Kamis 04 Jan 2018 20:17 WIB

Red: Budi Raharjo

Demonstrasi di Teheran, Iran, 30 Desember 2017.

Demonstrasi di Teheran, Iran, 30 Desember 2017.

Foto: AP Photo/Ebrahim Noroozi

REPUBLIKA.CO.ID,TEHERAN -- Iran telah menuduh AS menghasut demonstrasi anti-pemerintah yang terjadi di negara tersebut. Duta Besar Iran untuk PBB, Gholamali Khoshroo mengatakan pemerintah Trump telah meremehkan hukum internasional dan prinsip-prinsip piagam PBB dengan mendukung kerusuhan tersebut dalam serangkaian tweet yang tidak masuk akal.

Dilansir Aljazirah, Kamis (4/1), dalam sebuah surat yang dikirim ke Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres pada Rabu, Duta Besar Iran untuk PBB, Gholamali Khoshroo mengatakan AS telah melampaui batas. AS dituding menghasut orang-orang Iran untuk melakukan tindakan yang mengganggu keamanan negara.

"AS telah meningkatkan tindakan intervensi dengan cara yang aneh dalam urusan internal Iran dengan dalih memberikan dukungan untuk demonstrasi sporadis, yang dalam beberapa kasus ditunggangi oleh penyusup," kata Khoshrooseperti dikutip Press TV.

Dia mengkritik Presiden AS Donald Trump dan Wakil Presiden Mike Pence secara langsung atas beberapa tweet mereka yang meminta orang-orang Iran untuk mengubah pemerintahan. Menurut Khoshroo, Departemen Luar Negeri AS sejauh ini mengakui bahwa pemerintah AS ingin mendorong pemrotes di Iran untuk mengubah pemerintahan.

AS mengakui bahwa mereka terlibat dalam dalam urusan internal Iran melalui serangkaian pernyataan di Facebook dan Twitter.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA