Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Assad: Serangan Udara Rusia Perlemah ISIS

Kamis 03 Dec 2015 09:21 WIB

Red: Ani Nursalikah

Presiden Bashar Assad

Presiden Bashar Assad

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan keterlibatan Rusia di negaranya membuat perubahan signifikan, termasuk 'menggoyang' kelompok ISIS.

Rusia melancarkan serangan udara di Suriah akhir September lalu. Kepada televisi Ceska, dikutip dari BBC, Rabu (2/12), Assad mengatakan serangan udara AS justru tidak memperlambat gerakan ISIS.

Assad mengatakan sejak serangan udara AS di Suriah dimulai pada September tahun lalu, gerakan ISIS meluas dan perekrutan anggota baru di seluruh dunia meningkat.

"Sejak partisipasi Rusia dalam pertempuran yang sama, ISIS menciut. Begitu juga dengan Fron al-Nusra dan kelompok teroris lain. Fakta berbicara," ujarnya.

Dia juga mengecam penembakan pesawat Su-24 milik Rusia oleh F-16 Turki.

Baca juga:

'Irak tak Perlu Pasukan Darat Asing untuk Perangi ISIS'

Indonesia Diduga Serang Komputer Bank Sentral Australia

Tinggi Tubuh Suami Ternyata Pengaruhi Kebahagiaan Istri

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA