Senin, 15 Ramadhan 1440 / 20 Mei 2019

Senin, 15 Ramadhan 1440 / 20 Mei 2019

Militer Mesir Sudah Lama Jadi Partner AS

Kamis 04 Jul 2013 13:22 WIB

Rep: Nur Aini/ Red: A.Syalaby Ichsan

Presiden  Mesir Muhammad Mursi dikawal tentara saat pemilu di Mesir, bulan Juni tahun 2012.

Presiden Mesir Muhammad Mursi dikawal tentara saat pemilu di Mesir, bulan Juni tahun 2012.

Foto: AP/Amr Nabil

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pemimpin Parlemen Amerika Serikat mengatakan stabilitas Mesir sangat penting untuk nasional AS dan aliansinya di Timur Tengah. Menurutnya, militer sudah lama menjadi partner AS

"Militer Mesir sudah lama menjadi partner kunci AS dan pasukan stabilitas di wilayah, dan mungkin menjadi satu-satunya institusi nasional terpercaya di Mesir sekarang," ujar Eric Cantor dikutip Al-Arabiya.

Dia mengatakan, otoritas Mesir harus menjaga hak, kepentingan, dan keamanan semua warga negara. Pernyataan Cantor tersebut dilayangkan setelah militer Mesir mengumumkan penggulingan Presiden Muhammad Mursi.

"Rakyat Mesir telah membuat jelas bahwa pemerintahan Ikhawanul Muslimin Mursi mengancam demokrasi pluralistik yang mereka inginkan dua tahun lalu," ungkapnya. 

Menurutnya, Presiden Mursi harus meletakkan kepentingan rakyat yang berbeda-beda di atas kepentingannya dan Ikhwanul Muslimin. Namun, dia menekankan kembali pernyataan Obama bahwa demokrasi lebih dari pemilihan. 

"Ini penting bagi pemimpin Mesir untuk mendengar rakyatnya yang meminta transparansi dan proses demokrasi pluralistik harus direspon," kata Cantor. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA