Minggu, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Minggu, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Syekh Diaa Ajak Masyarakat Indonesia Berkurban di Palestina

Rabu 08 Agu 2018 12:14 WIB

Rep: Sandy Ferdiana/ Red: Rahmat Santosa Basarah

Syekh Diaa M D Al-Juneidi asal Palestina bersama tim Aman Palestin berkunjung ke Republika Jawa Barat, Jalan Mangga, Kota Bandung, Rabu (8/8).

Syekh Diaa M D Al-Juneidi asal Palestina bersama tim Aman Palestin berkunjung ke Republika Jawa Barat, Jalan Mangga, Kota Bandung, Rabu (8/8).

Foto: Republika/Edi Yusuf
'Jatah makanan dan minuman bagi warga Palestina sangat dibatasi tentara Israel'.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG – Kantor Republika Perwakilan Jabar di Jalan Mangga 47, Kota Bandung, menjadi salah satu lokasi yang dipilih oleh Syekh Diaa M D Al Juneidi dalam safarinya ke Indonesia, Rabu (8/8). Melalui Republika, pria Palestina yang berkuliah S3 di Malaysia itu mengajak umat Muslim khususnya masyarakat Indonesia untuk berkurban di Palestina. Syekh Diaa bersama enam Syekh lainnya dari Palestina, sengaja datang langsung ke Indonesia untuk syiar dan mengajak masyarakat Indonesia berkurban di Palestina.

Kedatangan Syekh Diaa ke Kantor Republika dimediasi oleh non governmnet organization (NGO) Aman Palestin. Syekh Diaa mengatakan, Idul Adha 1439 Hijriah yang jatuh pada 22 Agustus 2018 merupakan momentum bagi umat Muslim untuk meningkatkan kesalehan sosial. ‘’Idul Adha juga merupakan kesempatan untuk semakin mempererat persaudaran umat muslim Indonesia dan Palestina,’’ ujar Syekh Diaa kepada Republika, Rabu (8/8). Banyak keuntungan pahala yang dapat diraih oleh umat Muslim jika menyalurkan hewan kurban di Palestina.

Kata Syekh Diaa, selain memang memenuhi ibadah kurban, juga membantu umat terdzolimi di Palestina. Selama ini, papar dia, warga Palestina nyaris tidak pernah bisa menikmati hidangan daging dalam kesehariannya. Jatah makanan dan minuman bagi warga Palestina, ungkap dia, sangat dibatasi oleh tentara Israel. Bahkan, papar Diaa, setiap bahan pokok makanan yang masuk ke Palestina dikenai pajak yang sangat tinggi. Termasuk hewan kurban yang akan masuk ke Palestina, sambung dia, dikenai pajak yang tidak lazim.

Menurut dia, karena mahalnya pajak yang diberlakukan, harga seekor kambing yang masuk ke Palestina bisa mencapai Rp 7 juta per ekor. Sementara seekor sapi dengan bobot sekitar 500 kilogram, harganya bisa mencapai 49 juta. Oleh karena itu, dirinya mengajak umat muslim di Indonesia dan Malaysia untuk berkurban di Palestina. Dikatakan dia, berkurban di Palestina akan sangat terasa manfaatnya.

Dalam menyalurkan bantuan kurban, tutur Syekh Diaa, bisa melalui NGO yang menangani Palestina, termasuk Aman Palestin. Salah satu kelebihan Aman Palestin, karena memiliki kantor Perwakilan di Palestina. 

 

N Sandy Ferdiana

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA