Senin, 9 Zulhijjah 1439 / 20 Agustus 2018

Senin, 9 Zulhijjah 1439 / 20 Agustus 2018

Indonesia Dukung Investigasi Penembakan Israel di Gaza

Jumat 18 Mei 2018 23:19 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Ani Nursalikah

 Para pengunjuk rasa Palestina berlindung dari gas air mata yang ditembakkan oleh pasukan Israel selama protes di perbatasan Jalur Gaza dengan Israel, sebelah timur Khan Younis, Jalur Gaza, pada Senin, 14 Mei 2018. Ribuan warga Palestina melakukan protes di dekat perbatasan Gaza dengan Israel saat Israel sedang mempersiapkan perayaan meriah Kedutaan Besar AS di Yerusalem.

Para pengunjuk rasa Palestina berlindung dari gas air mata yang ditembakkan oleh pasukan Israel selama protes di perbatasan Jalur Gaza dengan Israel, sebelah timur Khan Younis, Jalur Gaza, pada Senin, 14 Mei 2018. Ribuan warga Palestina melakukan protes di dekat perbatasan Gaza dengan Israel saat Israel sedang mempersiapkan perayaan meriah Kedutaan Besar AS di Yerusalem.

Foto: AP Photo/Adel Hana
Dukungan dari OKI akan dibawa ke Majelis Umum PBB.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir mengatakan, konferensi tingkat menteri bersama menteri-menteri luar negeri negara OKI menyiapkan bahan komunikasi bersama yang disepakati pemimpin delegasi. Beberapa diantaranya meminta ketegasan dukungan terhadap Palestina.

Fachir mengatakan, konferensi tingkat menteri tersebut juga meminta PBB menginvestigasi yang dilakukan Israel pada 14 Mei 2018 di Gaza. Menurutnya, langkah tegas ini harus melibatkan semua masyarakat internasional.

"Dewan Keamanan PBB selama ini selalu gagal, karena itu akan dibawa ke Majelis Umum PBB yang tidak ada veto," ujar Fachir di Istanbul, Jumat (18/5).

Fachir optimistis, melalui pendekatan tersebut akan muncul langkah nyata dalam membantu Palestina. Adapun segala macam bentuk bantuan ke Palestina sejauh ini didukung oleh banyak negara.

"Ada keinginan banyak negara untuk membantu perjuangan Palestina," kata Fachir.

Konferensi Tingkat Menteri tersebut dihadiri oleh dua pertiga dari negara-negara anggota OKI, diantaranya, Indonesia, Azerbaijan, Iran, Kuwait, dan Yaman.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES