Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Arab Saudi Bantu Palestina 100 Juta Dolar

Kamis 17 Jan 2013 16:27 WIB

Rep: Nur Aini/ Red: Mansyur Faqih

In a statement Thursday, Palestinian President Mahmoud Abbas appealed to all nations to vote in favor of the Palestinians

In a statement Thursday, Palestinian President Mahmoud Abbas appealed to all nations to vote in favor of the Palestinians "as an investment in peace."

Foto: AP/Richard Drew

REPUBLIKA.CO.ID, TEPI BARAT -- Arab Saudi akan memberikan bantuan sebesar 100 juta dolar AS untuk membantu keuangan Palestina. Presiden Palestina Mahmoud Abbas telah meyakinkan negara Arab untuk menyalurkan dana setelah status negara tersebut diakui PBB.

Abbas mengatakan dana bantuan tersebut akan segera ditransfer Arab Saudi. Dana bantuan akan menolong perekonomian Palestina yang menghadapi defisit akibat serangan militer Israel.

"Keuangan Palestina menghadapi defisit yang besar," ujarnya seperti dikutip Thisdaylive, Kamis (17/1).

Pemerintah Palestina kesulitan membayar lebih dari 300 juta dolar pengeluaran bulanan sejak Israel menyita 100 juta dolar dari pajak kepabeanan. Gaji para pekerja sektor publik belum dibayar hampir tiga bulan. 

Pemerintah yang berbasis di Ramallah berinisiatif meningkatkan pendapatan dari taguhan listrik dan air.

Bantuan dari Arab Saudi akan membantu menurunkan utang pemerintah yang nilainya mencapai lebih dari 1,3 miliar dolar AS. Ratusan juta dolar kontrak swasta juga belum dibayar. 

Di tengah penurunan pembangunan dan sektor manufaktur, pemerintah Tepi Barat akan sangat tergantung bantuan asing untuk membayar utangnya. Pada 2008, bantuan asing sebesar 1,8 miliar dolar sudah disalurkan.

Bantuan sebesar 100 juta dolar dari Arab Saudi sebelumnya telah diberikan pada Juli 2012. Palestina juga menerima donasi dari Irak, Aljazair, dan negara Arab lainnya pada 2012. Pada Rabu lalu, Uni Eropa akan membantu Palestina sebesar 133 juta dolar untuk pengungsi Palestina. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA