Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

Pengadilan Ceska Bebaskan Pemimpin Kurdi di Suriah

Rabu 28 February 2018 01:25 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Yudha Manggala P Putra

Saleh Muslim.

Saleh Muslim.

Foto: Reuters
Wakil Perdana Menteri Turki mengecam keputusan itu.

REPUBLIKA.CO.ID, PRAHA -- Pengadilan Ceska membebaskan pemimpin Kurdi Suriah, Saleh Muslim yang ditahan pada akhir pekan lalu, Selasa (27/2). Selama ini ia telah menjadi salah satu orang yang paling dicari oleh Pemerintah Turki atas tuduhan berada di balik serangan teror.

"Hakim telah memutuskan untuk membebaskan klien saya," ujar pengacara Muslim, Miroslav Krutina dilansir Al Araby, Selasa (27/2).

Krutina mengatakan Muslim akan berpartisipasi dalam seluruh proses ekstradisi, seperti yang diminta oleh Pemerintah Turki. Namun, dengan keputusan pembebasannya, Pemerintah Turki telah mengecam otoritas pengadilan Ceska.

"Keputusan ini sangat jelas merupakan keputusan untuk mendukung terorisme," ujar Wakil Perdana Menteri Turki, Bekir Bozdag.

Dalam keterangannya, Bozdag mengatakan bahwa keputusan untuk membebaskan Muslim dipastikan akan memiliki dampak negatif antara Ankara dan Praha. Turki telah meminta agar Ceska mengekstradisi Muslim, untuk kemudian bersiap menghadapi pengadilan atas kasus terorisme.

Turki telah memandang Unit Perlindungan Rakyat (YPG) dan sayap militer PYD sebagai cabang dari Partai Pekerka Kurdistan (PKK) di Suriah. PKK dianggap sebagai pemberontak yang melawan Ankara dan juga dianggap sebagai kelompok teroris oleh Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa.

Muslim telah dicari oleh Pemerintah Turki karena dianggap memiliki peran dalam serangan mematikan di Ibu Kota Ankara pada Februari 2016 lalu. Meski demikian, ia telah membantah keterlibatan apapun dalam insiden itu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Obor Asian Games 2018 Tiba di Jakarta

Rabu , 15 August 2018, 13:24 WIB