Rabu, 6 Syawwal 1439 / 20 Juni 2018

Rabu, 6 Syawwal 1439 / 20 Juni 2018

Korut Tuding Sekjen PBB Antek Amerika

Jumat 23 Februari 2018 10:32 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Teguh Firmansyah

Sekjen PBB Antonio Guterres.

Sekjen PBB Antonio Guterres.

Foto: EPA
Amerika dinilai bersalah dalam konflik Semenanjung Korea

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Korea Utara menuduh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memilih untuk bertengkar dengan Pyongyang.  Ini karena Guterres memuji sanksi internasional yang memberikan tekanan kepada Korut.

Korea Utara pada Kamis (22/2) mengatakan, Guterres telah membuat ucapan ceroboh dalam sebuah pidato pada pekan lalu di Munich Security Conference.

"Ini tidak sesuai dengan tugasnya sebagai Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hanya membuat kita berpikir apakah dia adalah semacam antek yang mewakili Amerika Serikat," kata perwakilan PBB Korea Utara seperti dilansir di Reuters, Jumat (23/2).

 

Baca juga, Korut Siap Berperang dengan Amerika Serikat.

 

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un saling perang kata-kata terkait dengan senjata nuklir Korut.  Bulan ketegangan ditandai oleh Trump dan Kim yang saling menghina dan memicu kekhawatiran perang.

"Amerika Serikat dipersalahkan atas situasi di Semenanjung Korea," kata perwakilan PBB Korea Utara, mengkritik Guterres karena tidak menyebutkan Washington dalam pidatonya di Munich.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Senegal Menang 2-1 Atas Polandia

Rabu , 20 Juni 2018, 00:22 WIB