Selasa, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 Februari 2020

Selasa, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 Februari 2020

Korban Tewas Bom Kembar Mogadishu Jadi 263 Orang

Senin 16 Okt 2017 16:49 WIB

Red: Ani Nursalikah

Warga mengevakuasi korban di lokasi ledakan bom di depan Safari Hotel, Mogadishu, Somalia, (14/10) waktu setempat

Warga mengevakuasi korban di lokasi ledakan bom di depan Safari Hotel, Mogadishu, Somalia, (14/10) waktu setempat

Foto: Said Yusuf Warsame/EPA

REPUBLIKA.CO.ID, MOGADISHU -- Sedikitnya 263 orang tewas akibat ledakan bom kembar di jantung ibu kota Somalia, Mogadishu, menurut para dokter, Senin (16/10), mengukuhkan serangan itu menjadi serangan paling mematikan sejak pemberontakan militan dimulai pada 2007.

Pejabat lokal menyatakan korban tewas lebih dari 200 orang pada Ahad (15/10) tanpa memberikan jumlah yang pasti menyusul ledakan yang menghantam dua persimpangan yang sibuk pada Sabtu.

Aden Nur, seorang dokter di rumah sakit kota Madina, mengatakan mereka telah mencatat 258 kematian. Ahmed Ali, seorang perawat di rumah sakit Osman Fiqi terdekat, mengatakan ada lima mayat telah dikirim ke rumah sakit tersebut.

"Sebanyak 160 mayat tidak dapat dikenali dan oleh karenanya mereka dikuburkan oleh pemerintah, yang lainnya dimakamkan oleh keluarga mereka. Lebih dari 100 orang terluka dibawa ke sini," kata Nur.

Delapan dari korban luka serius diangkut dengan ambulans ke bandara pada Senin pagi untuk diterbangkan ke Turki demi mendapatkan perawatan lebih lanjut.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA