Kamis, 7 Syawwal 1439 / 21 Juni 2018

Kamis, 7 Syawwal 1439 / 21 Juni 2018

Trump Bantah Kunjungannya ke Yerussalem untuk Pindahkan Kantor Kedutaan

Kamis 18 Mei 2017 05:04 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Agus Yulianto

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Foto: AP Photo/Evan Vucci

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat  Donald Trump akan mengunjungi Israel pasca-mendatangi pertemuan konfensi negara negara islam di Arab Saudi. Tudingan bahwa kedatangan Trump ke Israel untuk menindaklanjuti rencana pemindahan Kantor Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerussalem, dibantah oleh pejabat gedung putih.

Pejabat gedung putih tersebut mengatakan, pembahasan pemindahan kantor kedubes tersebut tak masuk dalam agenda kunjungan Trump ke Israel. Meski begitu, pejabat gedung putih tak membantah bahwa Trump tetap akan melakukan rencana tersebut meski mendapatkan pertentangan dari negara sekutu.

Pejabat tersebut mengatakan, pemindahan kantor kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerussalem merupakan salah satu janji Trump saat kampanye pemilihan Presiden kemarin. Pejabat gedung putih mengatakan, Trump masih mendiskusikan rencana tersebut.

"Kami masih melakukan diskusi agar semua pihak bisa menerima kebijakan ini. Kami tidak bermaksud untuk memihak manapun, kami mencari yang terbaik," ujar Pejabat Gedung Putih tersebut seperti dilansir dari Reuters, Kamis (18/5).

Donald Trump mengatakan, akan mendatangi konferensi negara Islam pada pekan depan. Dia pun akan menantang para pemimpin negara islam tersebut untuk bisa sama sama memerangi aksi terorisme di dunia.

Trump yang akan melakukan perjalanan pertamanya ke Arab Saudi ini merupakan bentuk eksistensinya dan caranya untuk bisa memerangi kebencian dan menolak paham radikal yang selama ini membuat dunia tak berhenti berperang. "Kita harus menghentikan terorisme dan islam radikal," ujar Trump di Gedung Putih seperti dilansir dari Reuters, Kamis (18/5).

Trump dijadwalkan akan secara khusus bertemu dengan pemimpin Palestina dan Israel yang juga akan datang pada konferensi yang dihelat di Arab Saudi ini. Trump disinyalir menggunakan kunjungan ini untuk membuka perundingan baru bagi perdamaian di Timur Tengah.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Spanyol Taklukkan Iran 1-0

Kamis , 21 Juni 2018, 03:21 WIB