Kamis, 6 Zulqaidah 1439 / 19 Juli 2018

Kamis, 6 Zulqaidah 1439 / 19 Juli 2018

Sayembara Rancangan Tembok Pembatas AS-Meksiko Dimulai

Ahad 19 Maret 2017 03:54 WIB

Rep: Hasanul Rizqa/ Red: Andri Saubani

Presiden AS Donald Trump.

Presiden AS Donald Trump.

Foto: AP Photo/Evan Vucci

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Kementerian keamanan dalam negeri Amerika Serikat (AS) telah membuka pendaftaran proposal untuk rancang bangun tembok perbatasan antara AS-Meksiko. Pemerintah AS menetapkan standar tembok tersebut, yakni terbuat dari beton setinggi sembilan meter.

Kemudian, sisi tembok yang menghadap wilayah AS harus berwarna indah. “Desain (tembok) di bawah 5,5 meter tak akan diterima,” demikian kutipan dokumen kementerian AS, seperti dilansir Reuters, Sabtu (18/3).

Selain itu, tembok tersebut harus didesain sedemikian rupa sehingga orang tidak akan bisa memanjatnya atau menggali bawah tanah di depan sisi luarnya. Sejak kampanye pilpres silam, Presiden AS Donald Trump memang berjanji untuk meningkatkan pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko. Hal ini dinilainya akan efektif untuk membendung arus migrasi ilegal ke Negeri Paman Sam.

Bahkan, Trump sesumbar dengan mendesak Meksiko agar ikut mendanai pembangunan tembok tersebut. Berulang kali otoritas Meksiko menolaknya.

Pada awal pekan ini, pemerintah AS telah memproyeksikan dana sebesar tiga miliar dolar AS untuk kementerian keamanan dalam negeri. Di antaranya untuk merencanakan dan membangun tembok perbatasan AS-Meksiko.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA