Monday, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Monday, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Korban Kebakaran Gudang di Oakland Mencapai 33 Orang

Senin 05 Dec 2016 07:58 WIB

Rep: Fira Nursya'bani/ Red: Nidia Zuraya

Kebakaran besar yang melanda gedung Oakland Ghost Ship di   kawasan Fruitvale, Oakland timur,, Kalifornia, Amerika Serikat, pada Jumat (2/12) malam.

Kebakaran besar yang melanda gedung Oakland Ghost Ship di kawasan Fruitvale, Oakland timur,, Kalifornia, Amerika Serikat, pada Jumat (2/12) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, OAKLAND -- Kebakaran di sebuah gedung di Oakland, Kalifornia, menjadi insiden kebakaran terbesar di wilayah itu setelah korban tewas bertambah menjadi 33 orang. Petugas kebakaran telah melakukan pemadaman intensif dan evakuasi selama 36 jam hingga Ahad (4/12) sore.

Kebakaran tersebut terjadi Jumat (2/12) pukul 23.30, saat sebuah gedung bernama Oakland Ghost Ship mengadakan pesta. Gedung itu berada di kawasan Fruitvale, Oakland timur, yang sebagian besar dihuni oleh warga Hispanik.

Gedung pada awalnya hanya sebuah gudang yang disulap menjadi tempat pameran. Sebelumnya gedung ini sempat diselidiki pemerintah setempat karena adanya keluhan mengenai kerusakan struktur bangunan.

Kepala Batalion Pemadam Kebakaran Oakland, Melinda Drayton, mengatakan petugas pemadam bekerja semalaman untuk menyisir tumpukan puing-puing. Korban yang ditemukan langsung dipindahkan ke bangunan kosong di sebelah gedung.

"Ini akan menjadi proses yang panjang dan sulit. Sejauh ini, petugas baru mampu menyisir 20 persen dari bangunan. Kami akan berada di sini selama beberapa hari lagi" ujar Dayton, dikutip The Washington Post.

Kepala Pemadam Kebakaran Oakland, Teresa Deloach Reed, menambahkan pada Jumat (2/12) malam diperkirakan ada 50 orang yang berada di dalam gedung untuk menghadiri pesta. Pesta tersebut menampilkan pertunjukkan musik Golden Donna's 100% Silk West Coast Tour. Pertunjukkan ada di lantai dua, tempat sebagian besar korban tewas ditemukan.

Ketidakstabilan bangunan memperlambat upaya evakuasi. Saksi mengatakan atap bangunan telah runtuh ke lantai dua dan terus runtuh ke lantai pertama.

Petugas pemadam kebakaran menghabiskan banyak waktu untuk menopang struktur agar aman dimasuki oleh petugas. Dilaporkan ada sekitar selusin orang yang selamat dari kobaran api, termasuk satu yang dilarikan ke rumah sakit.

Walikota Oakland, Libby Schaaf, mengatakan timnya telah mengumpulkan catatan komprehensif mengenai sejarah gedung ini. Dia menyerukan tim independen di luar ahli, untuk melakukan inspeksi bangunan di kota.

"Investigasi sedang berlangsung, tapi tim tidak bisa masuk ke dalam gedung yang terletak di 31 Avenue itu," ungkapnya.

Dua organisasi, Yayasan Oakland dan Gray Area, menggalang dana bantuan secara daring untuk para korban. Lebih dari 193 ribu dolar AS atau Rp 2,5 miliar telah didapatkan pada Ahad (4/12) sore.

Kampanye GoFundMe telah mendapatkan lebih dari 6.000 dolar AS atau Rp 78 juta. Sedangkan, Golden State Warriors menyumbangkan 50 ribu dolar AS atau Rp 650 juta untuk membantu keluarga korban.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES