Selasa, 20 Zulqaidah 1440 / 23 Juli 2019

Selasa, 20 Zulqaidah 1440 / 23 Juli 2019

AS akan Setujui Bantuan Terbesar kepada Israel

Rabu 14 Sep 2016 07:09 WIB

Rep: Hasanul Rizqa/ Red: Teguh Firmansyah

Militer Israel berpatroli mengawasi warga Palestina.

Militer Israel berpatroli mengawasi warga Palestina.

Foto: www.ibtimes.co.uk

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan memberikan dukungan militer dalam bentuk uang sebesar 38 miliar dolar AS kepada Israel. Sumber Reuters yang tak disebutkan namanya mengungkapkan, perjanjian akan ditandatangani pada Rabu (14/9).

Itu merupakan bantuan militer terbesar yang pernah diberikan AS kepada negara manapun. Selain sokongan dana, pakta kerja sama 10 tahun juga akan diperbarui.

Di antaranya, Israel tak boleh meminta bantuan tambahan per tahun kepada Kongres AS melebihi yang telah diberikan.

Namun, Israel dibolehkan memakai dana tersebut untuk menggenjot industri persenjataan sendiri, alih-alih mengimpor senjata dari AS.

Kepala tim negosiasi Israel, Jacob Nagel diketahui sudah tiba di Washington sejak kemarin malam.  Dalam catatan Reuters, Presiden Obama sudah lama ingin memperbarui kesepakatan dengan sekutunya di Timur Tengah itu.

Pemberian bantuan 38 miliar dolar AS dinilai menguntungkan Israel. Sebab, ada kepastian sebelum pemerintahan Obama berakhir dengan siapapun calon presiden AS nantinya, apakah Hillary Clinton atau Donald Trump.

Di mata Partai Republik, Obama kerap dikritik lantaran dianggap kurang responsif dengan isu keamanan Israel.

Israel memang sudah menjadi sekutu utama AS sejak pembentukannya.

Baca juga, Israel Kembali Rampas Tanah Palestina di Tepi Barat.

Kebanyakan, bantuan militer AS dipakai untuk memperkuat posisi Israel dalam konflik dengan pejuang Palestina. Israel juga mengalokasikannya untuk menanggulangi ancaman-ancaman Iran.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA