Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Khan Bersumpah Jadi Pemimpin untuk Semua Warga London

Ahad 08 May 2016 14:37 WIB

Rep: Gita Amanda/ Red: Ani Nursalikah

Wali Kota baru London Sadiq Khan melihat jam tangannya dalam upacara penandatanganan jabatannya di Katedral Southwark, London, Sabtu 7 Mei 2016.

Wali Kota baru London Sadiq Khan melihat jam tangannya dalam upacara penandatanganan jabatannya di Katedral Southwark, London, Sabtu 7 Mei 2016.

Foto: Yui Mok/Pool via AP

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON --  Wali Kota baru London Sadiq Khan, memiliki pesan sederhana namun mencolok saat pelantikannya. Ia mengatakan tak hanya akan menjadi wali kota bagi warga Muslim, tapi menjadi pemimpin bagi semua warga dengan berbagai latar belakang.

Khan melangsungkan pelantikannya pada Sabtu (7/5), di sebuah katedral Anglikan didampingi kepala polisi London, pemimpin Yahudi dan Kristen, bintang panggung dan layar.

"Saya bertekad memimpin pemerintahan yang transparan, terikat dan dapat dengan mudah diakses di London, mewakili semua komunitas yang tinggal dan setiap bagian dari kota sebagai wali kota untuk London," kata Khan.

Baca: Konservatif Sesali Taktiknya Hingga Membuat Sadiq Khan Menang

Pencalonannya memang mendapat penentangan dari kelompok konservatif yang mengaitkan dirinya dengan ekstremis Islam. Namun pendukung Khan mengatakan kemenangannya menunjukkan kepada dunia betapa toleran dan terbukanya Inggris.

Aktor Sir Ian McKellen mengatakan, menurutnya memiliki wali kota Muslim nampaknya lebih baik baginya terlepas dari urusan politik. Ia berharap ini bisa menjadi gambaran ke seluruh dunia yang mewakili Inggris baru yang berdamai dengan dirinya sendiri tanpa memandang ras dan sebagainya.

"Itulah keindahan," kata McKellen.

Sementara aktivis Muslim terkemuka di Partai Konservatif menyatakan rasa malunya atas serangan calon mereka Zac Goldsmith kepada Khan. Ia mengatakan mereka telah ceroboh memicu isu rasisme dan intoleransi.

Dalam sebuah artikel, Goldsmith sempat memperingatkan warga London mereka diambang bencana jika Khan terpilih. Artikel itu mengklaim Khan dan Partai Buruh menganggap teroris teman-teman mereka sehingga polisi akan gagal mencegah serangan lain di London.

Ketua Forum Muslim Konservatif Mohammed Amin mengatakan ia telah muak dengan taktik kampanye Goldsmith.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA