Monday, 15 Syawwal 1443 / 16 May 2022

Sadiq Khan Mendadak Jadi Sorotan Dunia

Ahad 08 May 2016 02:00 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Angga Indrawan

Sadiq Khan, muslim yang menjadi calon Wali Kota London

Sadiq Khan, muslim yang menjadi calon Wali Kota London

Foto: telegraph.co.id

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sadiq Khan telah dinobatkan sebagai wali kota baru London. Ia sekaligus menjadi wali kota dari kalangan Muslim pertama di kota yang berpenduduk 8,5 juta orang tersebut.

Keterpilihan Sadiq menjadi orang nomor satu di Kota London tersebut pun langsung menjadi sorotan dunia. Ini mengingat perjalanan kariernya yang berasal dari kelompok minoritas. Sadiq diketahui lahir dari orang tua yang merupakan imigran Pakistan di pinggiran London.

Di laman Metro News Prancis, dikatakan wali kota London adalah putra dari seorang Imigran. Sementara dari salah satu surat kabar The French menceritakan kisah David versus Goliath yang dikisahkan bagaimana Khan putra dari imigran Pakistan dan imej kosmopolitan London, dan menyukseskan "pengacau" Boris Johnson.

Sementara Le Monde mengatakan kemenangan Khan menunjukkan bahwa London memiliki dua sisi. Surat kabar di Prancis lainnya membuat judul ‘Pertempuran dua London’ dimana sepotong analisis awal pekan ini untuk kemenangan Sadiq dengan sudut pandang anak seorang supit bus imigran Pakistan. Selain itu juga, ditampilkan Islam secara terbuka sebagai identitas Khan yang mampu mengalahkan Zac Goldsmith, yang digambarkan sebagai "anak seorang miliarder Perancis-Inggris asal Yahudi.

Di Media Belgia, La Libre Belgique lebih memokuskan pada konstituen Khan dan dimana dia dibesarkan. Sedangkan di Swiss, media Le Temps juga mengisahkan bagaimana seorang putra imigran Pakistan mengalahkan sosok Goldsmith, asal Yahudi Jerman.

Begitu pun media di Jerman, Süddeutsche Zeitung yang mengisahkan hal sama antara dua sosok dengan latar belakang berbeda. Lain lagi media di Belanda seperti diberitakan NRC Handsblad mengenai kepercayaan Sadiq Khan. Surat kabar itu menuliskan mulai profil Khan dengan mengklaim bahwa masyarakat London tidak peduli bahwa wali kota mereka adalah Muslim, atau bahwa ia adalah putra imigran.

Begitu halnya media di Spanyol, El Pais yang menyatakan latar belakang Khan sedemikian rupa yang menjadi faktor kemenangannya di London.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA