Rabu, 14 Zulqaidah 1440 / 17 Juli 2019

Rabu, 14 Zulqaidah 1440 / 17 Juli 2019

Gara-Gara Rambut Dalam Sandwich, Pelanggan Restoran Ini Trauma

Sabtu 21 Mar 2015 10:00 WIB

Rep: C09/ Red: Ani Nursalikah

Sandwich dari roti gandum lebih ideal setelah disantap usai berolahraga ketimbang roti biasa,

Sandwich dari roti gandum lebih ideal setelah disantap usai berolahraga ketimbang roti biasa,

Foto: Prayogi/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, KILMARNOCK -- April Gilmour (24 tahun) warga Kilmarnock, Skotlandia, mengaku trauma setelah menemukan rambut di dalam sandwich (roti lapis) yang ia pesan di sebuah restoran cepat saji. Gilmour telah memakan hampir setengah dari sandwichnya ketika ia melihat ada sehelai rambut hitam pendek tebal di dalamnya.

Ibu dua anak itu seketika marah dan merasa sakit perut akibat hal tersebut. Dilansir Daily Mail, ia memposting foto sandwich itu di jejaring sosial Facebook, Rabu (18/3).

Postingan itu sudah dibagikan oleh lebih dari 600 pengguna. Gilmour percaya rambut yang ia temukan berasal dari salah satu staf restoran cepat saji di Kilmarnock, Skotlandia.

"Ini adalah sandwich saya pagi ini. Setelah membuka isinya untuk ditambahkan saus, ternyata saya menemukan sehelai rambut. Sangat menjijikan," ujar Gilmour dalam akun Facebooknya.

Dengan memposting foto itu, Gilmour berharap dapat memperingatkan teman-temannya akan restoran tersebut.

Setelah dimintai konfirmasi, manajer restoran cepat saji di Kilmarnock mengatakan mereka selalu memaksa pegawai-pegawai mereka selalu melakukan pekerjaan dengan bersih. Mereka juga memiliki kebijakan mengenai mencukur rambut pegawai.

"Kami mohon maaf atas pengalamannya ketika mengunjungi restoran kami," ujar dia.

Ia juga menjelaskan keamanan makanan merupakan prioritas restoran mereka. Selain itu, mereka memiliki standar kebersihan makanan yang ketat untuk menghindari adanya hal-hal yang dialami oleh Gilmour.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA