Friday, 17 Jumadil Akhir 1440 / 22 February 2019

Friday, 17 Jumadil Akhir 1440 / 22 February 2019

Rusia Klaim Siap Produksi Vaksin Ebola

Ahad 12 Oct 2014 11:24 WIB

Rep: c64 / Red: Hazliansyah

Pemeriksaan ebola di bandar udara di Inggris

Pemeriksaan ebola di bandar udara di Inggris

Foto: bbcindonesia

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Pemerintah Rusia mengklaim telah berhasil menemukan tiga vaksin Ebola, yang akan diproduksi dalam enam bulan ke depan. Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Rusia, Veronika Skvortsova. 

"Kami telah menciptakan tiga vaksin dan kami pikir ketiganya akan siap dalam enam bulam ke depan. Tapi, salah satunya sudah siap untuk uji klinis," kata dia, Ahad (12/10).  

Dikatakannya, salah satu vaksin itu dikembangkan dari strain virus yang sudah tidak aktif. 

Pada periode ini, penyebaran virus Ebola adalah yang paling terburuk dalam sejarah. Dimana lebih dari 4000 orang terjangkit sejak awal tahun ini. Terutama warga yang berdiam di Afrika Barat seperti Guinea, Leberia dan Sierra Leone. 

Dari virus itu ditemukan hingga saat ini, belum ada vaksin yang mampu memusnahkannya. Bahkan, belum ada pengobatan berlisensi yang dapat mencegah penyebaran penyakit ini, meskipun beberapa negara telah berusaha untuk mengembangkan vaksin yang efektif. 

Rusia yang belum memiliki kasus Ebola, telah mengirimkan satu tim ilmuwan dan laboratorium mobile untuk membantu memerangi Ebola di Guinea pada akhir Agustus lalu. 

Skvortsova menekankan, Rusia juga telah menerapakan rencana perlindungan terhadap virus Ebola yang telah dimulai sejak Juli lalu. Dimana, pemerintah Rusia melengkapi 71 bandara Rusia dengan kamera termal untuk mendeteksi tanda-tanda pertama dari virus tersebut. 

Dilaporkan, bahwa saat ini lebih dari 450 mahasiswa dari Afrika barat tengah belajar di universitas-universitas Rusia. 

"Kini, berada dibawah pengawasan konstan dari pemerintah." tegasnya. 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES