Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

'Milisi Kulit Putih' Bunuh Polisi Las Vegas

Selasa 10 Jun 2014 10:44 WIB

Rep: C66/ Red: A.Syalaby Ichsan

insideedition.com

insideedition.com

Foto: Jared dan Amanda

REPUBLIKA.CO.ID, LAS VEGAS -- Sepasang suami istri yang melakukan penembakan di sebuah restoran pizza dan Walmart, Ahad (8/6) lalu merupakan peternak. Mereka berasal dari Nevada, dimana di wilayah itu mereka diyakini memiliki sikap radikal anti-pemerintah.

Dalam penembakan terhadap dua petugas kepolisian di sebuah restoran pizza di Las Vegas, sepasang suami istri ini meninggalkan sebuah simbol swastika di badan salah satu petugas. Tidak hanya itu, mereka juga meletakan sebuah bendera yang bertuliskan 'Jangan Injak Saya' pada salah satu jenazah polisi tersebut.

Asisten Sherif di Kepolisian Las Vegas, Kevin McMahill, mengatakan, pasangan suami istri ini memiliki ideologi yang sama dengan milisi dan supremasi kulit putih. Jerad dan Amanda Miller diyakini memiliki ideologi yang menganggap jika seorang penegak hukum adalah penindas yang kejam.

Pihak kepolisian yakin jika penembakan yang dilakukan oleh pasangan Miller ini merupakan tindakan terisolasi. "Peristiwa ini bukanlah suatu konspirasi lebih luas yang menargetkan aparat kepolisian," ujar McMahill pada AP, Senin (9/6).

Jared dan Amanda diketahui telah diusir dari sebuah peternakan di Nevada. Hal ini dikonfirmasi oleh salah seorang putra pemilik peternakan, Amon Bundy. Pasangan Miller telah dikeluarkan dari sebuah peternakan karena memiliki sikap yang sangat radikal.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA