Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Angkatan Laut AS Siap Gunakan Senjata Laser

Rabu 19 Feb 2014 13:30 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Mansyur Faqih

Pasukan Amerika Serikat

Pasukan Amerika Serikat

Foto: Russia Today

REPUBLIKA.CO.ID, BATH -- Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) akan mulai menggunakan senjata tercanggihnya untuk pertama kali pada musim panas tahun ini. Dilansir dari AP, negeri Paman Sam akan menggunakan senjata tercanggih yang bernama Laser Weapon System serta senjata listrik elektromagnetik pada kapal perangnya. 

Senjata laser milik Angkatan Laut AS ini dapat menembak pesawat tanpa awak dan menembak rudal berkecepatan tinggi. Tehnologi ini dirancang untuk menargetkan ancaman bahaya pada kapal perang di Teluk Persia yang terdapat kapal perang Ponce.

Dengan senjata ini dalam pertempuran, pasukan militer AS pun juga harus mengubah cara mereka bertempur. "Secara fundamental, senjata laser ini mengubah cara kita bertempur," kata Kapten Mike Ziv, manajer program untuk sistem energi dan senjata listrik pada Naval Sea Systems Command. 

Menurutnya, prototipe tehnologi yang akan digunakan pada kapal perang USS Ponce bahkan dapat dioperasikan oleh satu pasukan saja. Selain itu, senjata tercanggih ini juga dinilai dapat menghemat pengeluaran. Senjata ini diklaim lebih murah dari misil dan bom lainnya. "Kedua sistem senjata itu murah," kata Ziv. 

Harga sekali tembakan sekitar 1 dolar AS. Karenanya, Angkatan Laut AS menilai senjata ini dapat menggantikan atau melengkapi teknologi lama.

Menurut pengamat pertahanan dari Lexington Institute, Loren Thompson, senjata laser ini membutuhkan energi listrik sekitar 30 kilowatt. Sehingga dapat lebih menghemat biaya ketimbang tehnologi yang digunakan saat ini. Sinar laser ini tidak seperti dalam film yang dapat terlihat. Senjata canggih milik AS ini menembakkan sinar pada targetnya, namun sinarnya tak terlihat. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA