Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Ingin Merdeka dari Spanyol, Catalunya Ngotot Usulkan Referendum

Senin 03 Feb 2014 11:09 WIB

Rep: Ahmad Islamy Jamil/ Red: Fernan Rahadi

Demonstrasi memperjuangkan referendum rakyat Catalunya.

Demonstrasi memperjuangkan referendum rakyat Catalunya.

Foto: helpcatalonia.cat

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Presiden Daerah Otonomi Catalunya, Artur Mas mengatakan, pemerintah Spanyol tidak dapat menghalang-halangi usulan referendum untuk menentukan kemerdekaan Catalan dari negeri matador.

“(Pemungutan suara) penting untuk mengetahui pendapat rakyat di negeri ini mengenai masa depan Catalan. Jika kemudian muncul respons antidemokrasi dari pemerintah Spanyol, saya pikir itu akan menjadi sangat buruk dan memalukan di mata dunia,” kata Mas kepada surat kabar terkemuka Catalonia, La Vanguardia, Ahad (2/2).

Selama tiga tahun terakhir, gerakan kemerdekaan di Catalonia telah memperoleh kekuatan yang cukup signifikan. Sebagai gambaran, sekitar setengah dari penduduk Catalan menginginkan kemerdekaan negerinya dari Spanyol. Sementara, sebagian warga lagi menginginkan adanya referendum.

Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, sebelumnya telah berjanji akan membawa masalah ini ke Mahkamah Konstitusi. Ia pun menegaskan akan mengganjal setiap upaya Catalan untuk mengadakan referendum. Rajoy beralasan, kedaulatan negara jauh lebih utama bagi Spanyol.

“Kesatuan seluruh rakyat Spanyol membuat kita besar. Itulah yang diinginkan oleh mayoritas penduduk di negara ini, dan kita harus menghormati itu,” kata Rajoy.

Catalunya, yang bahasa tutur penduduknya berbeda dengan Spanyol, saat ini telah memiliki pemerintahan otonomi yang luas. Sayangnya, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terbilang lesu lantaran sejumlah kebijakan Madrid (pemerintah pusat) yang dinilai tidak adil terhadap Catalunya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA