Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Peringkat Kebebasan Ekonomi AS Turun, Banyak yang Tidak Percaya

Kamis 16 Jan 2014 00:08 WIB

Red: Julkifli Marbun

Rupert Murdoch

Rupert Murdoch

Foto: Reuters

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Peringkat kebebasan ekonomi Amerika Serikat disebut turun menjadi urutan yang ke-12 dalam 2014 Index of Economic Freedom. (Baca: Wah, Indeks Kebebasan Ekonomi AS Menurun)

Berita yang dilansir Russia Today, Rabu (15/1) itu langsung ditanggapi oleh para pembacanya.

Kebanyakan tidak setuju dengan penemuan itu. Komentar ketidaksetujuan itu diungkapkan oleh pembaca dengan nama Bergenlaufer.

"[Pemeringkat] ini hanya ventilasi propaganda kaum Oligarki yang mengklaim bahwa belanja pemerintah merupakan penyebab utama masalah ekonomi," katanya.

Dia menambahkan "The Wall Street Journal, yang dimiliki oleh alat kaum elit, Murdoch, dan lembaga The Heritage Foundation, keduanya menawarkan penjelasan yang memutar mengenai situasi ekonomi dan politik."

Selain itu, pembaca lain dengan nama achingforchange mempertanyakan keabsahan data tersebut.

"Bagaimana mungkin Inggris/AS lebih tinggi peringkatnya dari Jerman, Swedia atau Norwegia dalam masalah ini? tidak masuk akal, ngomong-ngomong saya orang Inggris lo," katanya.

Dalam daftar tersebut memang disebutkan Jerman berada diperingkat ke-18, Swedia (20) dan Norwegia (32) di bawah Republik Ceska (26), Lithuania (21) dan Georgia (22).

Sementara itu Rusia sendiri berada di urutan ke-140 di bawah Indonesia yang berada di peringkat ke-100.

"Amerika bisa memberi makan semua dunia," kata Scott S Divincenzo, pembaca yang lain dengan singkat.

sumber : RT
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA