Tuesday, 10 Zulhijjah 1439 / 21 August 2018

Tuesday, 10 Zulhijjah 1439 / 21 August 2018

Oxfam Ajak "12 Hari Bersedekah" Bagi Pengungsi Suriah

Selasa 03 December 2013 14:38 WIB

Red: Julkifli Marbun

Pengungsi Suriah di Desa Al Marj, Lembah Bekaa, Lebanon.

Pengungsi Suriah di Desa Al Marj, Lembah Bekaa, Lebanon.

Foto: EPA/Lucie Parsaghian

REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN -- Lembaga bantuan internasional Oxfam pada Senin meluncurkan "12 hari bersedekah" untuk membantu keluarga pengungsi Suriah yang bertahan di Yordania dan Lebanon, dalam menghadapi bulan-bulan musim dingin yang keras.

"Oxfam akan melakukan yang terbaik untuk membagikan perlengkapan musim dingin guna membantu keluarga-keluarga miskin," kata aktris Inggris Michelle Dockery yang bulan lalu mengunjungi pengungsi di Yordania. Mereka adalah orang-orang yang meninggalkan negaranya, Suriah yang diamuk perang saudara.

"Tetapi mereka tidak bisa berbuat lebih banyak lagi, sehingga kita sangat mengharapkan bantuan dari masyarakat."

Oxfam berniat mengumpulkan dana amal 1,6 juta dolar untuk tanggap darurat, mengatakan "Banyak orang yang hanya memakai baju musim panas yang tipis saat melarikan diri dari rumah mereka di Suriah dan mereka tidur di tenda hanya beralaskan kasur tipis di atas tanah musim dingin."

Paket perlengkapan musim dingin bagi pengungsi termasuk selimut dan pemanas gas, lembaran plastik, juga disediakan uang tunai dan kupon belanja, akan dibagikan juga untuk pengungsi di Lebanon.

Dockery, bintang televisi yang terkenal luas di mancanegara dalam serial Downton Abbey mengatakan, "Saya sudah melihat dan mendengar saat mengunjungi mereka, sulit untuk melukiskan dalam kata-kata..."

"Para ibu mengatakan anak-anak sulit tidur karena dingin dan kini semakin memburuk karena suhu udara semakin rendah."

Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan lebih dari tiga juta orang pengungsi Suriah yang berada di negara tetangga yaitu Yordania, Lebanon, Turki, Irak dan Mesir sejak perang saudara melanda negeri mereka pada 2011.

Sumber : Antara/AFP
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA