Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Badai Tropis Helen Terlihat di Tenggara India

Sabtu 23 Nov 2013 15:33 WIB

Rep: Ani Nursalikah/ Red: Karta Raharja Ucu

Badai tropis atau Narelle

Badai tropis atau Narelle

Foto: nasa.gov

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- ‪Satelit Aqua milik badan luar angkasa Amerika Serikat (NASA), menangkap jelas citra infra merah Badai Tropis Helen. Awan barat badai ini menyebar di bagian tenggara India pada Kamis (21/11).

Seperti dilansir Phys, Kamis (21/11), instrumen Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) yang terbang di atas satelit Aqua menangkap citra tersebut pada pukul 07.55 waktu setempat. Dua menit sebelum MODIS menangkap citra awan Badai Helen instrumen infra merah di dalam Aqua mengontak instrumen Atmospheric Infrared Sounder (AIRS) yang menggunakan cahaya infra merah untuk mengumpulkan data dari badai.‬

‪Data infra merah menunjukkan badai masih berada di lepas pantai. Badai Helen dikenal sebagai badai yang awan bagian atasnya memiliki suhu dingin.

Awan badai tersebut terbentang di sekitar pusat wilayah dari barat laut hingga barat daya dan ke timur. Hanya, sabuk pengikat badai yang terletak di kuadran utara terlihat terfragmentasi. Hal itu bisa saja disebabkan karena interaksi dengan daratan.

Sore harinya tepatnya pukul 15.00 waktu setempat, Siklon Tropis Helen berada sekitar 569,6 mil atau 916,7 kilometer di barat daya Calcutta, India. Helen bergerak sedikit lebih cepat dibandingkan hari sebelumnya, yakni empat knot atau 7,4 kilometer perjam.

Kekuatan anginnya meningkat sedikit menjadi 55 knot atau 101,9 kilometer perjam. Kekuatan anginnya mampu bertambah menjadi 120,4 kilometer dari pusat badai.

Helen juga menciptakan ketinggian gelombang hingga 20 kaki atau enam meter. Hal ini menyebabkan gejolak badai di barat laut pantai India. Gelombang kuat dan badai tropis yang dihasilkan Helen berdampak pada Andhra Pradesh yang meliputi terjadinya badai setinggi satu sampai 1,5 meter, menerbangkan atap dan gubuk.

Nelayan diimbau tidak melaut. Badai Helen diperkirakan melemah begitu mendekati pantai karena bergerak ke perairan dingin. Ia masih menimbulkan angin. Seiring dengan pergerakan Helen ke barat, ia akan menghilang dalam beberapa hari.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA