Sunday, 21 Syawwal 1443 / 22 May 2022

PM Inggris Janji Lindungi Komunitas Muslim

Ahad 11 Aug 2013 16:12 WIB

Rep: Nur Aini/ Red: A.Syalaby Ichsan

Muslim Inggris usai melakukan shalat Idul Fitri di Central Mosque London.

Muslim Inggris usai melakukan shalat Idul Fitri di Central Mosque London.

Foto: AP Photos

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Perdana Menteri Inggris David Cameron membentuk gugus tugas level tinggi yang akan fokus menangani ekstrimis yang berbuat kekerasan terhadap warga Muslim. Kebijakan itu diputuskan setelah ada gelombang serangan terhadap masjid dan Islamic center.

Cameron mengatakan, gugus tugas tersebut akan mencari solusi kekerasan terhadap komunitas Muslim. "Saya prihatin dengan serangan, tapi lebih penting bertindak dibandingkan keprihatinan," ujarnya dikutip Huffingtonpost.

Serangan terhadap komunitas Muslim Inggris terjadi setelah pembunuhan tentara Lee Rigby di Woolwich, Mei lalu. Cameron mengatakan, strategi untuk mencegah terorisme telah berubah.

Strategi tersebut harus meyakinkan tidak adanya serangan semua jenis ekstrimis dan kekerasan termasuk terhadap komunitas Muslim. "Saya tahu keseriusan masalah ini dan salah satu alasan membuat gugus tugas di pertemuan ke depan adalah mencari masalah kekerasan terhadap komunitas Muslim," ungkapnya.

Perdana Menteri mengatakan pemerintah telah berbuat lebih banyak dari sebelumnya untuk melawan Islamofobia. "Kami mengubah strategi pencegahan. Kami memperkuat polisi, kami bekerja dengan komunitas untuk mengawasi merebaknya Islamofobia, " ungkapnya. Gugus tugas yang diluncurkan pada Mei lalu teridiri dari menteri, polisi, dan otoritas keamanan. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA