Thursday, 6 Zulqaidah 1439 / 19 July 2018

Thursday, 6 Zulqaidah 1439 / 19 July 2018

Dalam Setahun Cina Undang 10 Ribu Wartawan Asing

Sabtu 08 June 2013 23:22 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Bendera Cina. Ilustrasi.

Bendera Cina. Ilustrasi.

Foto: Reuters

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Cina mengundang hingga 10.000 wartawan asing per tahun untuk melihat dan melaporkan perubahan yang mereka lakukan untuk rakyat dan negara tetangga dan sahabatnya.

Wakil Presiden Harian People's Daily He Chongyuan ketika menerima sejumlah wartawan asing di kantornya di Beijing, Sabtu (8/6), mengatakan mereka ingin wartawan asing datang dan melihat langsung kondisi Cina saat ini dan melaporkannya secara objektif.

Dia menjelaskan bahwa seringkali media barat mengabarkan secara bias tentang Cina dan kebijakannya pada suatu masalah.

Wartawan senior yang sudah meliput selama 33 tahun itu mengatakan pandangan bahwa bad news is good news menjadikan media barat tidak melaporkan keberhasilan yang dicapai negeri berpenduduk terbesar di dunia itu.

"Kami sudah melakukan banyak protes atas sejumlah laporan dari media barat untuk meluruskan kondisi yang sebenarnya," kata He.

Kondisi itu yang membuat Pemerintah Cina melakukan serangkai lokakarya dan mengundang ribuan hingga 10.000 wartawan asing dalam setahun untuk mengunjungi dan melihat secara langsung.

Sementara Direktur Jenderal Hubungan Luar Negeri People's Daily Zhao Jiaming pada kesempatan yang sama mengatakan sesungguhnya media dan wartawan memiliki konsep ide besar yang sama tentang jurnalistik yakni jujur pada kondisi yang ditemukan.

"Kami tidak ingin media asing melaporkan yang baik-baik saja tentang China, tetapi laporkan kondisi yang sebenarnya saat mereka berkunjung dan melihat kemari," ujar Zhao.

People's Daily adalah koran terbesar di Cina dengan oplah lebih dari tiga juta eksemplar. Didirikan pada 1 Juni 1948 kini memiliki karyawan sekitar 10.000 orang dengan 3.000 diantaranya wartawan.

Koran ini juga memiliki sejumlah media, termasuk majalah People's Tribune, Koran Global Times, dan portal berita.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA