Sunday, 21 Syawwal 1443 / 22 May 2022

Gereja Terbesar Kanada Boikot Produk Israel

Sabtu 25 May 2013 08:44 WIB

Red: Endah Hapsari

Boikot produk Israel (ilustrasi).

Boikot produk Israel (ilustrasi).

Foto: muslimvillage.com

REPUBLIKA.CO.ID, KANADA---Gereja Protestan terbesar di Kanada memutuskan untuk memboikot produk-produk yang dihasilkan perusahaan zionis yang terletak di pemukiman Tepi Barat dan Al-Quds. Pemboikotan ini memicu kemarahan organisasi Yahudi di Kanada. 

Seperti dilansir situs infopalestina, koran Toronto Star Kanada menjelaskan, keputusan gereja yang merupakan gereja protestan terbesar di Kanada ini dinyatakan setelah 6 jam menggelar diskusi, dan melahirkan dukungan bagi keputusan ini. Mengutip Jubir gereka, Bruce Georgeson, bahwa pemboikotan ini merupakan langkah penting yang diambil gereja.

Dewan gereja menyetujui pemboikotan menyeluruh bagi produk-produk yang dihasilkan di pemukiman Yahudi di Tepi Barat, dan menganggap penjajahan Israel terhadap wilayah Palestina sebagai tantangan pokok bagi perdaiaman politik di Timur Tengah. Georgeson menjelaskan ada tekanan terhadap keputusan ini, namun dewan gereja menegaskan sikapnya dan mendukung boikot meski banyak sekali tekanan, ungkapnya.

Disebutkan bahwa anggota dewan gereja berjumlah lebih dari 350 orang, sementara jumlah anggota yang beribadah di gereja ini mencapai 3 juta orang, seperti yang dilaporkan statistic Kanada. Usai keputusan ini mulai bermunculan respon penolakan dari sejumlah perwakilan dan organisasi yahudi di Kanada. Pusat Urusan Israel dan Yahudi menyatakan, keputusan ini memicu amarah dan menularkan amarah ini, terlebih di saat penerapan boikot.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA