Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Irak Memanas, 17 Orang Tewas

Selasa 10 Jan 2012 05:53 WIB

Red: Endah Hapsari

Bentrokan massa di Irak

Bentrokan massa di Irak

Foto: Reuters

REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD---Serangan-serangan yang terus menggempur Irak menewaskan 17 orang dan mencederai puluhan warga yang lain, termasuk 15 peziarah Afghanistan yang mengunjungi Irak untuk peringatan keagamaan.

Di Shaab, sebuah daerah Syiah di Baghdad timur, sebuah bom mobil menewaskan tujuh orang dan mencederai 19 lain, kata seorang pejabat kementerian dalam negeri dan sejumlah dokter di rumah-rumah sakit berdekatan di Kota Sadr dan Jalan Palestina. Ledakan itu menghancurkan sebuah pasar di daerah tersebut sekitar pukul 19.00 waktu setempat (pukul 23.00 WIB).

Menurut beberapa pejabat kementerian dalam negeri dan pertahanan, berselang setengah jam kemudian, sebuah bom lain menewaskan empat orang dan mencederai sedikitnya 25 di dekat masjid Syiah Husseiniyah di Muasalat, Baghdad barat daya, kata 

Di sebelah selatan Baghdad di kota Owairij, sebuah bom pinggir jalan yang ditujukan pada peziarah Syiah yang menuju Karbala menewaskan satu orang dan mencederai sedikitnya sembilan lain, kata pejabat-pejabat kementerian pertahanan dan dalam negeri.

Di daerah pinggiran kota Hilla, Irak tengah, sebuah bom mobil mencederai 15 peziarah Afghanistan, tiga di antaranya dalam keadaan serius, kata polisi dan petugas medis. Sebuah bom pinggir jalan lain di daerah sebelah utara Hilla pada Senin malam mencederai empat peziarah, kata polisi.

Di kota berpenduduk campuran Kirkuk, Irak utara, seorang bersenjata melepaskan tembakan ke arah sekelompok aparat keamanan dari wilayah otonomi Kurdi Irak, menewaskan dua orang dan mencederai dua lain, kata seorang polisi di kota itu.
Orang bersenjata itu tewas dalam penembakan balasan, tambahnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA